Pasien BPJS Tak Gratis Lagi, Ini Tanggapan RSUP Kandou

Kepada awak media Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Prof Kandou, dr. Celestinus Eigya Munthe, mengatakan Permenkes 51 masih belum diberlakukan

Pasien BPJS Tak Gratis Lagi, Ini Tanggapan RSUP Kandou
Istimewa
Bagi pemegang BPJS Kesehatan yang tidak merupakan Penerima Bantuan Iuran (Non PBI), tidak lagi gratis 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bagi pemegang BPJS Kesehatan yang tidak merupakan Penerima Bantuan Iuran (Non PBI), tidak lagi gratis

Itu terbukti dengan keluarnya Peraturan Mentri Kesehatan (Permenkes) no 51 tahun 2018, tentang pengenaan urun biaya dan selisih biaya dalam program jaminan kesehatan.

Baca: Bupai Minahasa Dapat Penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan

Dan tujuan aturan ini, menurut Mentri Kesehatan untuk menekan defisit menahun BPJS

Pihak RSUP Prof Kandou memberikan keterangan terkait ini, dimana yang akan mendapatkan urun biaya adalah mereka yang bukan penerima bantuan iura (non pbi) dan bagi penerima iuran (pbi) dan KIS yang diserahkan oleh daerah itu tetap gratis.

Baca: BPJS Kesehatan Tak Gratis Lagi! Ini Rincian Biaya untuk Berobat

Kepada TribunManado.co.id, Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Prof Kandou, dr. Celestinus Eigya Munthe, mengatakan Permenkes 51 masih belum diberlakukan

"Permenkes 51 itu masih belum diberlakukan karena masih ada kajian-kajian oleh kementrian kesehatan sendiri"ujarnya.

Baca: Warga Medan Keluhkan Aturan Baru BPJS Kesehatan, Bagaimana Dengan Anda?

Lanjutnya, Rumah Sakit Prof Kandou akan melakukan pelayanan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan saat ini belum ada aturan baru, masih menggunakan aturan yang lama

"Untuk sekarang belum ada kebijakan, kalau sosialisasi sementara dijalankan melalui media, jadi kami masih menjalankan aturan yang lama"ujarnya.

Baca: Warga Medan Keluhkan Aturan Baru BPJS Kesehatan, Bagaimana Dengan Anda?

Di tambahkan lagi, Pelayanan di RSUP Prof Kandou tetap mengutamakan pelayanan untuk biaya merupakan hal kedua

"Kami mengutamakan pelayanan untuk biaya hal kedua, jadi kami lakukan tindakan dulu, berapa besar biaya dari tindakan itu barh kami pikirkan solusinya"ujarnya.

Baca: Lowongan Pekerjaan BPJS Ketenagakerjaan, Intip Syarat Pendaftarannya, Pelamar Harus Buat Vlog!

Terkait aturan tersebut, dia menjelaskan kalau Rumah Sakit type C dan D dikenakan biaya Rp. 10.000 dan type A dan B sebesar Rp. 20.000

Menurutnya lagi, selama ini BPJS sangat membantu masyarakat kecil, dia mencontohkan pasien yang cuci darah kalau tanpa BPJS harus membayar.

Baca: BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja, Ada Dua Posisi yang Dibuka, Segara Daftar Online di Link Resmi

"BPJS Sangat membantu masyarakat, coba masyarakat yang harus cuci darah, sekarang tinggal datang, tak ada yang masyarakat terlantar, harga sekarang untuk sekali cuci darah 1.100.000, sekaya apapun orang pasti bangkrut"tutupnya

Sementara itu, Mercy, yang merupakan dosen di salah satu perguruan tinggi, dan merupakan peserta BPJS Kesehatan, keberatan jika harus bayar lagi.

Baca: Muhaimin : Pembahasan RUU BPJS Segera Dituntaskan

"Tidak mau kalau harus bayar lagi." singkatnya

Penulis:
Editor: Nielton Durado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved