Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Curhat Jokowi soal Papua: Bekerja Bertaruh Nyawa, KKB Tembak Helikopter TNI

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggambarkan sulitnya medan yang harus dilalui para pekerja Trans Papua,

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUN/BIRO PERS
Presiden Joko Widodo bersama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono dan Kasad Jenderal TNI Mulyono berkonvoi mengendarai motor trail untuk meninjau langsung pembangunan jalan Trans Papua ruas Wamena-Mamugu 1, di Papua, Rabu (10/5/2017). 

Kapolda menjelaskan, saat tim berada di lokasi Puncak Kabo, helikopter mendapat tembakan dari arah puncak, sehingga tim Nanggala melakukan tembakan balasan.

“Karena ada tembakan dari arah Puncak Kabo, maka Tim Nanggala melakukan tembakan balasan dari helikopter. Ada satu helikopter jenis Bell yang baling-balingnya terkena tembakan dari kelompok KKB,” ungkapnya ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

Lantaran bahan bakar minyak (BBM) habis, ungkap Kapolda, akhirnya helikopter melakukan refueling (pengisian BBM) sekaligus evakuasi jenazah anggota Pos TNI Mbua, Serda Handoko. “Jadi jenazah sudah dievakuasi ke Kenyam selanjutnya akan dibawa ke Timika, Kabupaten Timika,” terangnya.

Kontak senjata juga terjadi saat Tim Belukar dari aparat penegak hukum gabungan TNI dan Polri sedang mengevakuasi karyawan PT Istaka Karya yang dikabarkan dibunuh kelompok Separatis di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabuapten Nduga, Papua. Satu anggota Tim Belukar dikabarkan terkena tembakan. Belum diketahui kondisi korban saat ini.

Korban saat ini telah dievakuasi ke Pos TNI Mbua dari Puncak Kabo, Distrik Yigi.
Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin Siregar membenarkan satu anggota Tim Belukar telah sampai ke Puncak Kabo, lokasi para pekerja dikabarkan dibunuh oleh kelompok KKB.

“Sesampainya di Puncak Kabo, tim yang terdiri anggota TNI dan Polri mendapat perlawanan dari kelompok KKB,” ujar Kapolda melalui pesan singkat telepon selulernya.

Kapolda menjelaskan, saat ini satu anggota yang terkena tembakan telah dievakuasi ke Pos TNI di Mbua, yang jaraknya 2 jam berjalan kaki dari Puncak Kabo.

“Sampai saat ini tim Nanggala yang telah bersatu dengan tim Belukar masih melakukan penyisiran di Puncak Kabo. Kontak tembak terus terjadi. Tetapi kita masih susah mendapat kondisi ril di sana, lantaran akses telekomunikasi yang susah,” ujarnya singkat.

Danrem 172/PWY, Kolonel Inf Binsar P Sianipar mengungkapkan, saat ini sudah ada 250 personel gabungan telah berada di Mbua untuk melakukan evakuasi dan juga penyisiran terhadap kelompok separatis. “Sebanyak 250 pasukan gabungan telah bergeser ke Mbua untuk mengejar dan mengevakuasi para korban,” katanya. (Tribun Network/kps/wly)

Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved