Penderita Gangguan Jiwa Bisa Memilih? KPU Mau Data Dulu Masuk Daftar Pemilih

KPU Sulut masih akan melakukan pendataan warga pengidap tuna grahita atau punya gangguan mental dan kejiwaan sebelum menggunakan hak pilih

Penderita Gangguan Jiwa Bisa Memilih? KPU Mau Data Dulu Masuk Daftar Pemilih
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Komisioner KPU Sulawesi Utara, Lanny Ointoe 

Penderita Gangguan Jiwa Bisa Memilih? KPU Mau Data Dulu Masuk Daftar Pemilih

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUN MANADO.CO.ID, MANADO - KPU Sulut masih akan melakukan pendataan warga pengidap tuna grahita atau punya gangguan mental dan kejiwaan.

Komisioner KPU Sulut, Lanny Ointoe mengungkapkan, untuk pendataan ini KPU akan meminta bantuan Rumah Sakit Jiwa dan Dinas Sosial.

Prinsipnya, pengidap gangguan kejiwaan juga punya hak pilih

"Jadi orang gangguan mental dan kejiwaan tetap diakomodir dalam daftar pemilih, karena mereka memilih hak pilih, tidak dimasukan dalam daftar pemilih salah juga. Sesuai PKPU maka akan data untuk masukan dalam DPT," kata dia.

Soal untuk menyalurkan hak pilih nanti itu diatur juga

"Jadi bisa memilih jika ada surat keterangan dokter, yang menyatakan tingkat sakit yang tidak bisa ditolerir untuk memilih, istilah medis nanti dokter yang menentukan," ujar dia Q1

Baca: Disambut Ramah, LeBron James Lakoni Laga Emosional dengan Cleveland Cavaliers

Baca: HUT WKI Sinode GMIM ke 81, Besok Puluhan Ribu Ibu-Ibu Tumpah Ruah di Kota Manado

Baca: 33 Pejabat Perebutkan 11 Kursi Eselon II di Pemkot Manado

Baca: Peserta Seleksi CPNS 2018 Tak Lolos Passing Grade Berpeluang Isi Formasi Kosong, Ini Mekanismenya

Kendala KPU juga soal pendataan di lapangan, kata Lanny keluarga yang punya anggota keluarga gangguan kejiwaan dan mental bisa memberi informasi penuh

"Kita maklumi juga mungkin malu, tapi kita berharap bisa dapat data lengkap," ungkap dia.

Salman Saelangi Komisioner KPU Sulut lainnya punya pandangan berbeda.

Belum ada lembaga profesi yang bisa membedakan orang gangguan kejiwaan rendah sedang atau tinggi.

"Jadi kita data dulu, karena belum bisa mendefinisikan," ungkap dia.

Penulis: Ryo_Noor
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved