Kisah Pengampunan Paus Yohanes Paulus II terhadap Penembaknya: Bukti Kasih Kalahkan Kebencian
Mendiang Sri Paus Yohanes Paulus II telah meningalkan banyak pelajaran berharga bagi dunia, bahwa hanya kasih yang sanggup
Penulis: Aldi Ponge | Editor: Aldi Ponge
Sebuah serangan terorisme massal yang dikembangkan oleh anggota kaum ekstremis Ramzi Yousef dan Khalid Sheik Mohammed.
Seorang bom bunuh diri yang menyamar sebagai seorang pastor direncanakan mendekati parade Paus dan meledakkan diri.
Namun sebelum tanggal 15 Januari 1995 hari para pria ini akan melaksanakan rencana teror mereka, sebuah kebakaran dalam sebuah apartemen membawa para penyidik yang dipimpin oleh Aida Fariscal ke komputer laptop Yousef yang berisikan rencana-rencana teror mereka.
Yousef dicekal di Pakistan kurang lebih sebulan kemudian, tetapi Khalid Sheik Mohammed baru dicekal pada 2003.
Beredar di Medsos
Foto untuk mengenang kisah mengharukan ini beredar di media sosial twitter.
Pemilik akun twitter Prastowo Yustinus @prastow memposting kembali foto momen bersejarah ini, dan menuai berbagai komentar haru netizen.
" Prastowo Yustinus @prastow
1981, Memhet Azca menembak Paus JP II. Setelah sembuh, Paus mengunjungi penjara dan memaafkan Mehmet. 2014, Memhet mengirim mawar ke pusara."
Sapran Sigalingging @sapransigalingg
kasih mengalahkan kebencian! hebatnya Memhet menjadi orang baik ya.
Kerberooz @kerberooz
Semakin dekat dngn tuhan, lazimnya orang seharusnya semakin mudah memaafkan & jadi contoh buat yg lain
Dniel Jow @danzfikd
SEORG PEMUKA AGAMA HARUSNYA LEBIH MUDAH MEMAAFKAN DRPD MEMICU GEJOLAK.
BitterSweet @PFTee
Kasih mengalahkan kebencian. Praise the lord. Semoga damai jg turun atas negri kita tercinta Indonesia.
Rudy RK @Rudy_Erka
@imanbr cinta yg tulus mampu meredam kebencian
tru @50ntipri
Bener bgt ajaran Tuhan itu, mengalahkan kebencian dgn kasih, smg Indonesia ku terus dan akan terus damai. (Aldi Ponge/Ika)