Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Srikandi Caleg DPR RI Pendulang Suara: Lelaki Kuasai 81 Persen Pencalonan

Aroma patriarki tercium pada kontestasi DPR RI dari Daerah Pemilihan Sulawesi Utara. Jumlah calon legislatif perempuan melampui

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
tribun manado/infografis:norman
Srikandi caleg DPR RI Dapil Sulut 

Sulut dikenal sebagai gudang politisi wanita handal sejak lama.
Kekuatan wanita kembali diuji pada Pemilu 2019. Gara-gara wanita, PDIP nyaris “tamat” di DPRD Sulut Dapil I Manado.
Seorang caleg wanita tidak memenuhi syarat administrasi.

Akibatnya keterwakilan perempuan 30 persen di dapil tersebut tak terpenuhi. Kekuatan wanita juga nampak dari susunan caleg dalam DCS.
Tak sekadar pemanis, umumnya caleg wanita yang dipasang punya keunggulan dalam hal intelektualitas, kemampuan finansial dan tentu saja kecantikan.

Mereka adalah mesin pendulang suara untuk partai. Faisal Pranoto, Sekretaris Bappilu DPW Partai Nasdem mengatakan, partainya mengandalkan dua wanita cantik, yakni Felly Runtuwene dan Hillary Lasut.
“Mereka berdua sangat kami andalkan, “ kata dia.

Felly Runtuwene
Felly Runtuwene (TRIBUNMANADO/VENDI LERA)

Menurut Faisal, Felly dan Hillary punya segmen massa sendiri.
Felly adalah anggota DPRD Sulut petahana dengan konstituen fanatik sementara Hillary punya kans mendulang suara kaum milenial.

“Target kami satu kursi, namun rasanya bisa dua, “ kata dia. PDI Perjuangan juga mengandalkan para caleg wanita.

Di DPR RI, Adriana Dondokambey punya kans kuat mengikuti jejak saudaranya Olly Dondokambey sebagai anggota DPR RI.

Adriana sudah punya pengalaman sebagai anggota Dewan Sulut. Ia juga berpengalaman sebagai birokrat. “Saya siap menggaet pemilih wanita, “ kata dia kepada tribunmanado.co.id, beberapa waktu lalu.

Di Minut, Fransiska Tuwaidan sementara menyusun kekuatan lewat kendaraan partai berjuluk moncong putih itu. Etha, panggilan akrabnya, hakul yakin ia bisa jaya kembali lewat PDIP. “Saya siap kembali ke dunia politik, “ kata dia.

Etha adalah mantan anggota DPRD Minut. Ia pernah diusung PDIP sebagai calon bupati Minut.
Kemunculannya bakal mengerek suara PDIP di DPRD Minut, Dapil Kauditan-Kema.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey beberapa waktu lalu pernah menyebut caleg wanita di PDIP tak sebatas pemanis tapi adalah mesin pendulang suara.

“Di partai lain mungkin caleg wanita hanya dimajukan terpaksa karena melengkapi syarat pencalonan tapi di PDIP caleg wanita adalah andalan,” kata dia.

Kubu PSI juga mengandalkan dua caleg wanita yakni Jull Takaliuang dan Vivi George. Keduanya mantan aktivis yang punya jejaring kuat. (art/ven/ryo/dma)

Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved