Selasa, 7 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Rp 1,76 Triliun Duit Tiga Pilar Mengalir ke Tujuh Perusahaan

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) akhir pekan lalu akhirnya memberhentikan

Editor: Lodie_Tombeg
kontan
Ilustrasi Tiga Pilar Sejahtera 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) akhir pekan lalu akhirnya memberhentikan dewan direksi.

Penyebabnya: pemegang saham tidak puas dengan penjelasan direksi terkait aliran dana investasi emiten ini ke sejumlah perusahaan.

KONTAN menelusuri status kepemilikan perusahaan-perusdahaan tersebut. Aliran dana AISA antara lain ke beberapa perusahaan melalui PT Semar Sukses dan PT Semar Kencana. Kedua perusahaan dimiliki secara tidak langsung oleh Joko Mogoginta (Lihat tabel).

Laporan keuangan AISA juga menyebutkan terjadi akuisisi saham PT Jaya Mas dari PT Jom Prawarsa Indonesia. Joko tercatat memegang 0,01% saham Jaya Mas. Selain itu, Joko juga merupakan pemilik 80% saham Jom.

KKR, selaku pemegang saham, menilai direksi tak mampu memberikan penjelasan memadai terkait transaksi tersebut. Komisaris AISA Jaka Prasteya dan Hengky Koestanto lantas menolak tanda tangan laporan tahunan AISA.

Ujungnya, pemegang saham memutuskan mengganti dewan direksi AISA. "Kami merasa tidak memiliki pilihan lain untuk memperbaiki corporate governance kecuali dengan mengganti seluruh anggota direksi," tandas Jaka yang juga merupakan perwakilan KKR dalam keterangan resmi yang diterima KONTAN, Minggu (29/7).

Daftar aliran dana dari TPS Food

Perusahaan
Pemilik Saham
Nilai Investasi

Semar Pelita Sejati
Semar Sukses (73%)
PT Karenakau Makmur Indonesia (27%)
Rp 472,75 miliar

Tata Makmur Sejahtera
Semar Sukses (99,996%)
Hartanto Wibowo (0,004%)
Rp 342,36 miliar

Semar Kencana Sejati
Semar Sukses (99,996%)
Hartanto Wibowo (0,004%)
Rp 290,99 miliar

Kereta Kencana Mulia
Semar Kencana (65%)
Hendra Adi Subrata (32,5%), Hendri Djafar (2,5%)
Rp 201,17 miliar

Kereta Kencana Murni
Semar Kencana (65%)
Hendra Adi Subrata (30%), Hendri Djafar (5%)
Rp 284,26 miliar

Kereta Kencana Mandiri
Semar Kencana (65%)
Hendra Adi Subrata (35%)
Rp 21,65 miliar

Jaya Mas
PT Jom Prawarsa Indonesia (99,996%)
Joko Mogoginta (0,004%)
Rp 148,59 miliar

Sumber: Kontan
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved