Renungan

Roh yang Mempersatukan

Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa terdapat 7.000 bahasa di seluruh dunia yang digunakan oleh tujuh miliar orang.

Roh yang Mempersatukan
ISTIMEWA
Pdt Stevi Wowor MTh 

Yang kemudian bagi orang Kristen mendapat makna yang baru sebagai hari kelima puluh (pentakoste.Yun) setelah Yesus bangkit dan mencurahkan Roh KudusNya.

Di sini dikatakan mereka berkumpul di satu tempat.

Tergambar jelas bahwa berbagai dinamika yang sempat muncul seperti perbedaan pandangan dan sikap para murid menyikapi pelayanan Yesus, penderitaan Yesus, kematian, kebangkitan Yesus sampai naik di sorga; di sini terlihat ada kebersamaan yang tercipta di antara mereka.

Tak dapat di sangkal bahwa terkadang muncul berbagai dinamika dalam pelayanan, pekerjaan atau bahkan keluarga
kita.

Kadang kala kita tidak bisa membedung perbedaan pola pikir, sikap bahkan karakter dalam kehidupan kita.

Namun dalam semangat kebersamaan dalam kasih Kristus, ada saat kita harus duduk bersama, berembuk bersama, bersekutu bersama, berdoa bersama, sharing bersama; agar supaya jangan sampai perbedaan-perbedaan kita menjauhkan kita, justru kita harus memperkokoh kebersamaan dalam menantikan karya Tuhan di dalam kehidupan kita.

Kita saling mengisi, saling mendukung dan menopang serta saling membantu satu sama lain.

Jika orang-orang masa itu berkumpul di Yerusalem sebagai pusat peribadatan umat, maka persekutuan yang kita bangun dalam ibadah-ibadah hendaklah juga dibangun atas dasar untuk memuliakan Tuhan salah satu cerminannya yaitu lewat kebersamaan kita.

Ketika Roh Kudus turun di tengah-tengah mereka yang tampak lidah-lidah seperti nyala api, maka mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

Ada yang berbahasa Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia, pendatang dari Roma, orang Kreta dan orang Arab.

Halaman
1234
Penulis: Chintya Rantung
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved