Kamis, 28 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penemuan yang Mengubah Dunia: Mesiu dari China hingga Tinta Asal Sulawesi

Bulan Ramadhan akrab dengan banyak hal. Salah satunya adalah suara petasan yang banyak dimainkan.

Tayang:
Editor: Lodie_Tombeg
Kompas.com
Bahan mesiu 

Tinta ini dibuat dari garam besi dan asam tannic.

Saking populernya, tinta ini digunakan dari abad ke-5 hingga abad ke-19.

Di Eropa

Tinta di Eropa datang cukup terlambat. Orang Eropa mulai mengenal tinta antara tahun 1436 hingga 1450 yang dibuat oleh Johannes Gutenberg, seorang pandai emas.

Gutenberg membuat tinta dengan mencampur pernis atau minyak biji rami direbus dengan jelaga. Selama 300 tahun, tinta ini terus digunakan dengan sedikit modifikasi dalam komposisinya.

Pada 1772, paten pertama dikeluarkan di Inggris untuk tinta berwarna. Inilah mulanya tinta warna digunakan di dunia.

Setelah mengalami perjalanan panjang, barula pada awal abad ke-20, pembuatan tinta menjadi proses industri kimia yang rumit.

Pada masa ini, pembuatan tinta modern mulai memperhitungkan permukaan yang akan dicetak, proses pencetakkan, dan berbagai persyaratan khusus lainnya seperti warna, kapasitas, transparansi, kecemerlangan, dan lain sebagainya.

Pada 2011, konsumsi tinta cetak di dunia menghasilkan pendapatan lebih dari 20 miliar dollar AS. *

Artikel ini telah dimuat di kompas.com dengan judul: Penemuan yang Mengubah Dunia: Mesiu, Bahan Petasan hingga Bom Rakitan

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved