Rabu, 27 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penemuan yang Mengubah Dunia: Mesiu dari China hingga Tinta Asal Sulawesi

Bulan Ramadhan akrab dengan banyak hal. Salah satunya adalah suara petasan yang banyak dimainkan.

Tayang:
Editor: Lodie_Tombeg
Kompas.com
Bahan mesiu 

Tahun 1453, Pemerintah Ottoman Turki menggunakan meriam mesiu untuk pengepungan Konstatinopel.

Hingga awal abad ke-20, mesiu menjadi bahan peledak untuk memecah batu bara dan batu.

Pada 1860-an, bubuk mesiu secara bertahap mulai ditinggalkan dalam penggunaannya di senjata api.

Tidak diragukan lagi bahwa mesiu telah mengubah wajah dunia selamanya. Dengan temuan ini, senjata api mulai diciptakan dan berkembang.

Tak hanya itu, mesiu juga digunakan untuk tenaga pendorong roket, meriam, senjata tangan, hingga bom.

Tiga pekerja dilaporkan terjatuh dan terjebak dalam tong berisi tinta mendidih di pabrik di Sydney, Australia pada Kamis (7/12/2017) waktu setempat.
Tiga pekerja dilaporkan terjatuh dan terjebak dalam tong berisi tinta mendidih di pabrik di Sydney, Australia pada Kamis (7/12/2017) waktu setempat. (Daily Mail)

Penemuan yang Mengubah Dunia: Tinta, Pertama Kali Dibuat di Indonesia

2 Mei selalu diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Terkait hal itu, salah satu penemuan penting bagi pendidikan adalah tinta.

Dengan tinta, pena hingga printer akhirnya tercipta. Benda-benda itu penting bagi dunia pendidikan saat ini.

Penggunaan tinta menyimpan sejarah yang panjang. Salah satunya melibatkan Indonesia.

Tahukah Anda, tinta pertama diciptakan dan digunakan di Sulawesi?

Ini terbukti dengan lukisan gua tertua di dunia yang ada di El Castillo, Spanyol dan Sulawesi, Indonesia.

Di era ini, tinta yang digunakan adalah oker untuk warna merah dan mangan untuk warna hitam. Tak hanya itu, manusia pada masa itu juga menggunakan getah tumbuhan dan darah hewan.

Sejak saat itu, bahan tinta dan karakteristiknya telah berubah.

Di China

Sejarah lain juga mencatat, China tahu tentang tinta pada abad ke-23 sebelum masehi (SM). Saat itu mereka membuat tinta dari tanaman, hewan, dan mineral.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved