Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tajuk Tamu

Pendidikan Membawa Kebahagiaan

Bangsa yang besar bukan hanya dilihat dari luas wilayah, kepadatan pendudukan, atau sumber daya alamnya.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Alexander Pattyranie
ISTIMEWA
Viktory N J Rotty 

Misalnya, tahun 2018 dan 2019 adalah tahun politik.

Tahun politik dapat memengaruhi terjadinya perubahan pendidikan.

Terdapat fenomena "menarik" ketika calon kepala negara, calon kepala daerah, dan calon wakil rakyat menggunakan pendidikan sebagai "alat kampanye".

Kondisi lebih tragis lagi apabila terjadi "intervensi politik" dalam dunia pendidikan.

"Intervensi diam-diam" hanya melalui individu tenaga pendidik dan kependidikan, "intervensi terstruktur" melalui lembaga-lembaga pendidikan dan atau pemimpin pendidikan.

Isu pendidikan "futuristik" yaitu pendidikan yang berfungsi sebagai transformasi.

Misalnya, pembangunan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan kita yang beradab, pembangunan pendidikan untuk kesejahteraan, dan pembangunan pendidikan untuk kebahagiaan.

Pendidikan di Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam Talk Show " Quo Vadis Pendidikan SULUT" 27 April 2018 di Manado.

Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulawesi Utara memaparkan data hasil Uji Kompetensi Guru, Uji Kepala Sekolah, Uji Pengawas, dan hasil belajar siswa tahun 2017 se-Indonesia.

Provinsi Sulawesi Utara berada di rangking 6 terbawah dari 34 Provinsi.

Walaupun rangking Kota Tomohon, Kota Bitung, dan Kota Manado sudah baik.

Sulawesi Utara memiliki 3.041 Satuan Pendidikan Non Formal, 2.227 Sekolah Dasar, 714 Sekolah Menengah Pertama, 224 Sekolah Menengah Atas, 185 Sekolah Menengah Kejuruan, dan 24 Sekolah Luar Biasa.

Fakta dan data pendidikan Sulawesi Utara ini adalah masalah pendidikan kita.

Masalah pendidikan kita ini sangat kompleks.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved