Tinjau Pasar Sagerat, Wali Kota Bitung Komentari Tempat Menyusui
Peninjauan kali ini dilakukannya dengan sangat teliti. Hampir semua bagian pasar ia tanyai. Semua dikomentarinya.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: maximus conterius
Kepada wartawan, Lomban membeber pasar itu hendak dijadikan pasar percontohan di Indonesia yang bersih serta aman.
"Saya ingin pasar ini jadi percontohan," kata dia.
Diungkap Lomban, butuh perjuangan membangun pasar tersebut. Semua bermula dari dana Kementerian Perdagangan yang turun untuk Pasar Winenet.
Namun karena ada masalah tanah, hingga dana tersebut dialihkan untuk pasar tersebut.
"Kita sudah ada bukti tanahnya tapi BPN lambat memproses," beber dia.
Lomban mengakui menggunakan segenap upaya, termasuk politis untuk mengamankan pasar tersebut.
Dikatakan Lomban, pasar itu akan diresmikan pada HUT pemerintahan dia dan Wakil Wali Kota Maurits Mantiri pada Maret mendatang.
"Saya berharap banyak pada pasar ini, bakal jadi pasar modern yang jadi contoh di Indonesia," kata dia.
Lomban menegaskan, para pedagang yang berjualan di situ adalah yang sudah terdata.
Uniknya hingga kini Lomban masih bingung cari nama untuk pasar itu.
"Apa mungkin saya namakan Pasar Benny Lontoh saja, atau lainnya?" kata dia lalu tertawa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pasar-sagerat_20180117_003958.jpg)