Sabtu, 13 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tribun Entepreneur

Klemens Rahardja : Empat Esensi Kewirausahaan

Saya mulai merantau keluar dari Jakarta, kota kelahiran saya pada awal tahun 2003 untuk menempuh pendidikan tinggi di Melbourne, Australia.

Tayang:
Editor: Fransiska_Noel
Istimewa
Klemens B. Rahardja 

Esensi Kewirausahaan nomor 1: Peluang ada dimana-mana

Pada saat saya kuliah hingga saat saya lulus, AUD mengalami kenaikan dari sekitar Rp 2500 hingga Rp 8000an per dollar nya, oleh karena itulah justru budget yang sudah disiapkan orang-tua saya otomatis berkurang menjadi sepertiga.

Saya sempat bilang kepada orang-tua saya, ‘Pap ga apa apa deh, papa kan support uang kuliah, kalau untuk uang bertahan hidup, aku coba cari sendiri’. Ini yang saya maksudkan dengan momen dimana saya mulai ditempa dan dibentuk.

Di semester kedua, saya mulai bekerja di beberapa tempat, salah satunya adalah KFC (jadi tukang ayam goreng), lalu kerja sebagai tukang hitung stok barang di toserba seperti Myer dan David Jones (sekelas Matahari dan Parkson mungkin di Indonesia).

Di semester ini juga momen yang sebelumnya saya ceritakan tentang peluang kartu telepon tadi.

Karena memang kondisinya mepet, maka saya menjadi lapar untuk mencari peluang, dan pada saat kita mau bekerja keras, dan memang kita mencari peluang, Tuhan pasti buka jalan.

Kalau kita fokus untuk menjadi solusi bagi orang lain, membantu orang lain secara tulus, sebenarnya kita sudah membangun satu citra diri yang bisa dipercaya.

Pada saat itu, target market saya jelas, yaitu semua mahasiswa asing yang sudah saya bantu di setiap awal semester supaya bisa mengalami transisi dan adaptasi lebih nyaman dan tidak perlu mengalami stress yang saya alami pada saat saya pertama kali tiba.

Mereka bisa mendapatkan informasi yang lebih gampang mengenai tempat kos, kendaraan umum, tempat belanja keperluan sehari-hari, dan lain-lain, dan karena saya yang membantu mereka sebagai teman pertama mereka di kota yang asing, saya menjadi satu teman yang bisa mereka percaya dan disinilah saya mendapatkan Esensi Kewirausahaan yang kedua tersebut.

Esensi Kewirausahaan nomor 3: Jual barang orang lain terlebih dahulu, sampai kita bisa menciptakan produk kita sendiri

Setelah dimulai dari kartu telepon, kebutuhan apa lagi yang paling mendasar dan penting bagi mahasiswa baru di tempat yang asing?

Komunitas dan teman!

Menjelang semester ke 4, saya ikut beberapa ‘Day-Trip’ atau tur pulang hari ke beberapa tempat wisata bersama dengan papa mama dan adik saya ketika mereka datang berkunjung.

Harga tur tersebut berada di sekitar 75-150 AUD pada masa tersebut tergantung tujuan dan rute.

Tersirat ide untuk mengadakan tur serupa, khusus untuk para mahasiswa asing yang saya pandu. Oleh karena itu saya mulai mencari informasi, berapaan sih untuk sewa satu bis dengan muatan 57 orang?

Halaman 3/4
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved