Single Focus Reporting
(CONTENT) Revina 2 Jam Menunggu Angkot, Aksi Mogok Bikin Terlambat ke Kampus
Demo massal angkutan kota (angkot), taksi dan Angkutan Kota Dalam Provinsi, Kamis (23/3), melumpuhkan aktivitas dan sebagian perekonomian di Manado.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alexander Pattyranie
Amelia Bawole, mahasiswa Universitas Dela Salle mengatakan, dia hampir terlambat ke Kampus lantaran tak ada angkutan.
"Memang sudah tahu dari teman hari ini (Kamis) akan ada demo sopir angkutan, tetapi belum percaya seratus persen," ujar Amelia.
Lanjutnya, beruntung ada kakak yang datang dan mengantar. Mulai mata pelajaran pukul 10.30 Wita, sampai di kampus 10.40 wita.
Tetapi dosen belum ada.
Vicky Minta Dishub Evaluasi dan Kaji
Demi meminimalisir dampak mogok yang dilakukan sopir angkot, AKDP dan taksi, maka Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkot Manado bekerja sama dengan kepolisian dan TNI telah menyiapkan 20 unit Damri dan 5 unit mobil Patroli Polisi Pamong Praja (Pol PP), untuk mengangkut penumpang.
Kadis Dishub Kota Manado Muhammad Sofyan mengatakan, pihaknya sejak malam, Rabu (22/3), sudah mengetahui akan adanya rencana demo para sopir, sehingga mereka sudah menyiapkan Damri dan melakukan koordinasi dengan polisi dan TNI mengantisipasi ketiadaan angkutan.
Wali Kota Manado Vicky Lumentut meminta agar pendemo menyampaikan aspirasi dengan aman dan damai.
"Semua masyarakat berhak menyampaikan aspirasi, jadi silakan sampai aspirasi secara aman dan damai tanpa menganggu aktivitas masyarakat lain," ujarnya.
Vicky menegaskan, terkait ojek online dan mobil online di Manado, sepanjang ada peraturan yang melindungi Pemkot harus menghormati apalagi jika ada undang‑undang di bidang lalulintas.
"Jika tidak memiliki izin, maka Pemerintah akan menegakkan aturan secara hukum karena negara hukum," terangnya.
Dia mengaku sudah meminta Dishub untuk melakukan evaluasi dan kajian.
"Saya sudah perintah dinas terkait yakni Dishub agar melakukan evaluasi dan kajian, jika memang tidak memiliki izin maka akan ditertipkan," ujar Vicky.
Amatan Tribun Manado di jalan sejak pagi, kemarin, banyak penumpang terlantar karena semua kendaraan umum melakukan aksi damai.
Jalanan Kota Manado yang biasa padat dan ramai dengan kendaraan, ini terlihat lengang sesekali ada angkot terlihat tapi tidak beroperasi.