Menembus Desa Goyo di Bolmut, Ke Pasar Butuh Waktu 4 Jam
Butuh perjuangan keras untuk menembus Desa Goyo. Terbayang, warganya pun harus berjuang keras dalam menjalani hidup.
Penulis: | Editor:
"Kalau pembangunan di desa lain terbilang berlangsung cepat, tapi di sini belum ada sama sekali. Sangat disayangkan, kami juga warga (Bolmut)," sedihnya.
Mantan kepala dusun ini mengatakan, jika hujan turun, jalan menjadi tambah hancur. Banyak sudah korban karena jatuh di jalan itu.
Inang Mokodompit, warga setempat menambahkan, bersama masyarakat lainnya sudah lama ingin menikmati jalan mulus yang terlapisi aspal.
Hanya saja, keinginan tersebut sepertinya belum akan terwujud, apalagi jika melihat jarangnya pemerintah daerah berkunjung ke desa tersebut.
Menurutnya, kendala utama di sini adalah jalan dan jembatan penghubung. "Seandainya jembatan penghubung sudah jadi dan jalan menuju ke sini, pasti kami senang kemana-mana tidak takut melewati jalan rusak bebatuan, apalagi kalau hujan turun, kami takut keluar karena kalau jalan pakai motor pasti tergelincir," jelasnya.
Bantuan dari pemerintah baik dalam bentuk fisik maupun non fisik adalah harapan besar bagi masyarakat setempat.
Untuk itu, bupati, wakil bupati, dan dewan dan para pengambil kebijakan diharapkan tidak tutup mata apalagi tutup telinga dengan kondisi yang dialami masyarakat Goyo.
Perhatian serius perlu diberikan, guna memberikan pemerataan pembangunan yang muaranya pada peningkatan kesejahteraan.
Mereka merupakan para petani yang rajin dan memerlukan uluran tangan berupa bantuan. (ferdinand ranti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/desa-goyo-bolmut_20150814_020030.jpg)