Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemilukada Minahasa

Unggul Quick Count, JWS Berlinang Air Mata

Para pendukung yang terdiri dari bapak, ibu dan kaum muda berebutan memeluk atau menjabat tangan JWS

Editor:

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Jantje W Sajow (JWS)  langsung dikerubuti pendukungnya begitu mengetahui hasil quick count bahwa perolehan suara pasangan JWS - IvanSa telah mencapai 39 persen, Rabu (12/12) pukul 16.30 Wita di rumah JWS di Desa Koka Jaga Tiga Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa.

Para pendukung yang terdiri dari bapak, ibu dan kaum muda berebutan memeluk atau menjabat tangan JWS yang dalam Pemilukada Minahasa berpasangan dengan calon wakil bupati Ivan Sarundajang (IvanSa). Seakan ingin merengkul ratusan massa itu, JWS  pun meladeni permintaan pendukungnya yang histeris. Di tengah massa yang hiruk pikuk, sebuah panggilan masuk ke ponsel JWS.

Sejenak meninggalkan massa menuju pojok yang sepi, JWS pun kembali ke tengah massa.  Kabar gembira dari si penelepon yang tak lain adalah pasangannya, IvanSa disampaikan JWS kepada massa. "Ini kabar dari pak IvanSa, ia mengucapkan selamat, kita menang," tuturnya.

Mendengar itu, massa kian histeris. Seperti koor, massa kemudian menyanyikan lagu Kami Memuji KebesaranMu. KWS  terharu dan meneteskan air mata.  Menyusul lagu itu, Pendeta GMIM Betlehem Koka, Ny Sumitha Goni Manoppo mewakili massa, mengalungkan bunga di leher JWS.  Usai menerima kalungan bunga, JWS yang waktu itu mengenakan baju kotak-kotak ala Jokowi memasuki rumahnya untuk menjemput istri tercinta, Dr Olga Sajow Singkoh.

Tak lama, keduanya keluar dan langsung menuju ke sebuah tempat yang ada di samping rumah itu. Keduanya bergabung dengan Nicky, Timothy dan Gaby, tiga anak mereka yang sudah sejak tadi berada di situ.  Berlima, mereka duduk di bangku di  tengah ruangan. Doa pun dibawakan Ny Sumitha Goni Manoppo.

Usai doa, lagu Kami Memuji KebesaranMu kembali dinyanyikan. Dan, JWS pun melangkah dari ruangan itu dengan senyum. Setelah itu, ia dan ratusan pendukungnya menggelar konvoi keliling kecamatan Tombulu, sebelum dirinya balik ke Tondano.  Cerianya JWS kala itu berbanding 180 derajat dengan kondisi beberapa jam sebelumnya yang setiap detik dilaluinya dengan ketegangan.

Dari tenda yang digelar di belakang rumah tinggalnya, JWS dan ratusan pendukungnya mengikuti perkembangan perhitungan suara di seluruh penjuru Minahasa lewat siaran RRI. JWS terlihat tak tenang. Berkali-kali, ia mengambil ponselnya dan menelepon. Tak lama kemudian, gantian ponselnya yang berbunyi.

Tampaknya, kabar baik belum datang juga.  Ia sedikit galau ketika mendengar ada satu TPS yang 'bobol" di wilayah Koka yaitu TPS 4. Di situ, ia hanya dapat 7 suara, sedang pesaingnya CNR dapat 100 suara. Pada pukul 16.00 Wita keadaan mulai berubah. Di radio, lebih banyak terdengar kabar menangnya JWS. Suasana yang mulanya beku, berubah cair. Sorak kemenangan mulai terdengar. Tepat pukul empat sore, ponsel JWS berbunyi. Lalu kabar kemenangan langsung disampaikan.

Ketika ditemui Tribun Manado, JWS menyatakan yakin menang meskipun hasil resmi baru diumumkan KPUD pekan depan. "Saya dapat kabar dan itu resmi bahwa kita unggul," katanya.  Hasil perhitungan cepat (quick count) itu, kata Jantje, tidak akan berbeda jauh. "Paling cuma bermain di angka 38 dan 39 persen," tuturnya.

Meratanya suara untuk pasangan JWS-IvanSa di seluruh penjuru Kabupaten Minahasa membuat dirinya yakin. "Sebaran suara kami merata di Minahasa," katanya. "Rakyat Minahasa memang ingin perubahan, saya mengucapkan terima kasih kepada rakyat yang telah menggunakan hak pilihnya," kata JWS.

Tunggu Pleno KPU
Ribuan pendukung pasangan Careig N Runtu (CNR) ‑ Denny J Tombeng (DJT) berpesta di kediaman milik Keluarga Runtu Luntas di Desa Kembuan, Kecamatan Tondano Utara, Rabu (12/12) sore. Raut wajah yang awalnya muram tiba‑tiba berubah ceria dan bersemangat saat satu persatu data dari masing‑masing saksi di 566 TPS mulai terkumpul. Semangat pendukung pasangan CNR‑DJT sempat meredup saat melihat eforia pendukung JWS‑Ivansa yang sejak pukul 15.00 Wita telah merayakan kemenangan.

Saat itu hasil perhitungan sementara perolehan suara di masing‑masing TPS yang dilakukan tim CNR‑DJT memang menunjukkan keungulan JWS‑IvaSsa namun hanya beberapa persen. Memasuki sekitar pukul 18.00 Wita, suasana perhitungan mulai berubah. Perlahan namun pasti hasil perhitungan suara mulai menunjukkan peningkatan positif untuk CNR‑DJT. Puncaknya sekitar pukul 17.00 Wita, tim selesai menghitung semua data dari masing‑masing TPS. Hasilnya, CNR‑DJT unggul tidak sampai satu persen atau tidak sampai 1.000 suara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Manado, pasangan CNR‑DJT unggul 34,9 persen, pasangan JWS‑Ivansa 34,3 persen, pasangan HAG‑RJM 29 persen, dan pasangan Kamang dan AFN‑JJM masing‑masing 1 persen, dan 0,8 persen.

CNR mengakui berdasarkan perhitungan tim mereka, hasil perolehan suara menunjukkan selisih sangat tipis. "Kami memang telah selesai melakukan penghitungan suara berdasarkan data dari masing‑masing TPS. Namun kami sangat menghormati KPUD Minahasa sebagai lembaga yang berhak menentukan siapa yang menang dalam Pemilukada Minahasa," ujar CNR.

Usai pencoblosan, pendukung Hangky Arther Gerungan (HAG)‑ Recky J Montong (RJM) menyerbu kediaman HAG di Desa Wasian, Kecamatan Kakas Barat, Minahasa. Mereka harap‑harap cemas menunggu hasil perolehan suara.  Meski hasil hitung cepat menunjukkan pasangan JWS ‑ IvanSa, dan CNR‑DJT mengungguli HAG‑RJM, namun mereka berharap kesempatan untuk bertarung  di putaran kedua. Sembari menunggu hasil, HAG sekeluarga bersama simpatisan menggelar doa bersama.

HAG belum berkecil hati atas hasil hitung cepat yang menempatkan dirinya di urutan ketiga. "Kita tunggu pleno KPU, kalau pun ada hasil sementara tetap juga kita menghargai dan menghormati, tapi finalnya menunggu hasil dari KPU," ujar HAG.  HAG mengaku hasil ini di luar dugaan, apalagi sebelumnya ia yakin menang. "Tidak sesuai target dan harapan, kita juga belum evaluasi kenapa bisa begini dan memang  kalau benar seperti ini kita akan evaluasi tim," ujarnya.

Kekalahan menurut dia tidak masalah,  ia berkeinginan sebagai calon bisa menjelaskan kepada pendukung atas hasilnya "Supaya kita tidak salah menjelaskan, harapkan pemilukada berjalan aman lancar sukses. Siapa pun menang seperti saya sampaikan, sebelum pemungungtan suara harus menghormati menghargai keputusan itu dan harus mendukung," ungkapnya. (art/luc/ryo)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved