Tidak Diizinkan Masuk Gratis di Tempat Wisata Watutumel, 5 Remaja yang Sudah Miras Buat Keributan

Team Urc Totosik Polres Tomohon mengamankan anak-anak muda yang mengonsumsi minuman keras dan membuat keributan di tempat wisata Watutewel

Tidak Diizinkan Masuk Gratis di Tempat Wisata Watutumel, 5 Remaja yang Sudah Miras Buat Keributan
Istimewa
Team Urc Totosik Polres Tomohon mengamankan anak-anak muda yang mengonsumsi minuman keras dan membuat keributan di tempat wisata Watutewel, Kelurahan Walian Dua 

Tidak Diizinkan Masuk Gratis di Tempat Wisata Watutumel, 5 Remaja yang Sudah Miras Buat

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Team Urc Totosik Polres Tomohon mengamankan anak-anak muda yang mengonsumsi minuman keras dan membuat keributan di tempat wisata Watutewel, Kelurahan Walian Dua, Tomohon Selatan, Kota Tomohon. Senin (11/2/2019), sekitar pukul 00.10 Wita.

Berdasarkan informasi dari pengelola tempat wisata Watutewel Puncak Bukit Wawo, Kelurahan Walian Dua lewat telepon, terjadi keributan kemudian mengancam pegawai penjaga pintu masuk tempat wisata tersebut.

Para pegawai dan penjaga termasuk pengunjung merasa ketakutan karena ulah para anak muda yang sudah dengan ancaman dan merusak pintu dan pagar.

Baca: Polres Tomohon Jaga Rapat Partai Demokrat di Kayawu

Baca: 12 Kendaraan Mogok Setelah Isi BBM di SPBU Tara-tara, Polres Tomohon Lakukan Penyelidikan

Baca: Marcelino Mongi, Korban Kecelakaan di Kairagi Sempat Tulis Surat: Mau Bangun Keluarga di Dalam Tuhan

Baca: Polisi Tetapkan Slamet Maarif sebagai Tersangka, Karopenmas: Semua Sama di Mata Hukum

Team Urc Totosik Bripka Yanny Watung bersama anggotanya mendatangi tempat kejadian dan mendapati lima orang anak muda yang sedang beraksi dengan kekerasan di pintu masuk tempat wisata, dan langsung tanpa tanya menggiring ke Markas Polres.

Menurut Bripka Yanny, setelah menginterogasi awal tentang kejadian kemudian mengambil data identitas terhadap anak muda tersebut, ke lima anak muda tersebut beridentitaskan MK (15), ED (16), FW (17), MP (16), DW (15), semua warga Perumahan Walian Dua.

Lanjut Yanny, kelima anak muda tersebut tiba di pintu masuk tempat wisata tersebut dengan ulah yang tidak semestinya, karena sambil berteriak.

Baca: Wakapolres Tomohon Joyce Wowor Imbau Pengunjung Pasar Malam Jangan Miras

“Penjaga pintu masuk melihat tindakan awal sudah kelihatan para anak muda telah mengonsumsi minuman keras, kemudian dengan nada kekerasan sambil kesemuanya menendang pintu dan pagar, sambil berteriak selayaknya di hutan, meminta untuk masuk gratis,” ujar Yanny.

Wakapolres Tomohon Kompol Joyce MI Wowor SSos menyayangkan hal tersebut, karena sejatinya tidak harus dilakukan oleh anak usia sekolah.

"Kami polres sementara terus dengan semangat memberikan pembinaan dan penyuluhan lewat Satuan Binmas, dengan program polisi masuk sekolah, namun masih ada saja siswa sekolah yang mengonsumsi minuman keras," kata Wowor.(fer)

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved