Polsek Pinolosian Tegaskan Kasus Penemuan Mayat Belum Diambil Alih Polres Kotamobagu

Polsek Pinolosian menegaskan jika kasus penemuan mayat gadis 13 tahun berinisial FB di desa Kombot masih ditangani pihaknya.

Polsek Pinolosian Tegaskan Kasus Penemuan Mayat Belum Diambil Alih Polres Kotamobagu
KolaseTribunmanado.co.id
5 Fakta Penemuan Mayat di Bolsel: Dalam Keadaan Telanjang, hingga Ada Darah dan Belatung di Kemaluan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU- Polsek Pinolosian menegaskan jika kasus penemuan mayat gadis 13 tahun berinisial FB di desa Kombot, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara (Sulut) masih ditangani pihaknya.

Kepada Tribunmanado.co.id melalui sambungan telepon, Kapolsek Pinolosian Iptu Herdi Manampiring mengakui sampai saat ini kasus tersebut belum diambil alih oleh Polres Kotamobagu.

"Sampai saat ini masih kami yang tangani, tapi memang ada kerja sama dengan Polres Kotamobagu juga dalam mengungkap siapa pelakunya," ujarnya, Senin (11/02/2019).

Herdi mengaku sampai saat ini masih belum mengantongi nama dari pelaku dugaan pembunuhan terhadap gadis berinisial FB tersebut.

"Masih belum ada, kami masih periksa saksi dan coba mencari satu nama. Tapi belum tahu siapa itu," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, Warga Desa Kombot, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dihebohkan dengan penemuan mayat gadis berinisial FB berusia 13 tahun dalam kondisi tanpa busana di Perkebunan Cengkih pada Selasa (05/02/2019).

Baca: Terkait Penemuan Mayat di Desa Kombot Bolsel, Polisi Sudah Periksa 6 Orang Saksi

Jasad tersebut ditemukan pertama kali oleh Saad Paputungan. Dia mengatakan, peristiwa penemuan mayat tersebut berawal pada saat dirinya berangkat ke kebunnya yang tidak jauh dari desa.

"Setelah sampai ke kebun saya melihat gubuk di kebun sudah berantakan dan menemukan celana dalam milik perempuan," ungkap Saad Paputungan

Merasa ada yang janggal, dia kembali ke kampung dan melaporkan hal tersebut kepada sejumlah warga.

"Kemudian bersama dua orang warga bernama Helmi Laimo (45) dan Ismail Paputungan (40) kembali ke gubuk," ungkapnya.

Fidyawati Bonde Saat Ditemukan
Fidyawati Bonde Saat Ditemukan (Istimewa)

Setelah sampai di gubuk, Helmi Laimo dan Ismail Paputungan menelusuri jejak di antara semak yang rubuh seperti bekas orang yang menarik tumpukan daun kelapa mengarah ke jurang.

Baca: Penemuan Mayat Fidyawati Bonde Tanpa Busana di Bolsel, Kapolsek Sebut Dugaan Kuat Korban Pemerkosaan

Halaman
12
Penulis: Nielton Durado
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved