Ini Kronologi Imigran Afghanistan Bakar Diri dari Kepala Rudenim, 'Jangan Sampai Mereka Rakit Bom'

Kronologis peristiwa bakar diri yang dilakukan oleh warga Afghanistan bernama Sajjad (24), Kamis (07/02/2019) lalu dibeberkan Kepala Rudenim Manado

Ini Kronologi Imigran Afghanistan Bakar Diri dari Kepala Rudenim, 'Jangan Sampai Mereka Rakit Bom'
Jufry Mantak
Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Manado Arthur L Mawikere 

Ini Kronologi Imigran Afghanistan Bakar Diri Menurut Kepala Rudenim, 'Jangan Sampai Mereka Rakit Bom'

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kronologis peristiwa bakar diri yang dilakukan oleh warga Afghanistan bernama Sajjad (24), Kamis (07/02/2019) lalu dibeberkan Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Manado Arthur L Mawikere.

"Pada tanggal 6 Februari 2019, saya menghubungi pihak kepolisian agar membantu kami untuk mengecek kamar mereka, karena kami curiga di dalam kamar mereka sudah ada barang ilegal," ujar Mawikere ke wartawan tribunmanado.co.id, Senin (11/02/2019) tadi.

Ditambahkannya, pada tanggal 7 Februari 2019, saat akan dilakukan pemeriksaan di dalam kamar, mereka menutup pagar menuju ke kamar mereka.

Baca: Begini Kondisi Sajjad, Warga Afganistan yang Bakar Diri di Rudenim Manado, Teriak Kesakitan, Parah?

Baca: Cerita Sajjad, Pemuda asal Afganistan di Rudenim Manado soal Aksinya Bakar Diri

Baca: Warga Afghanistan di Rudenim Manado Ini Bakar Diri, Ini Penyebabnya

Baca: Imigran Afghanistan Bakar Diri, Ini Tanggapan Kepala Rudenim Manado

Sajjad (24), warga Afghanistan yang melakukan bakar diri kini sedang dirawat di RSUP Kandou.
Sajjad (24), warga Afghanistan yang melakukan bakar diri kini sedang dirawat di RSUP Kandou. (TRIBUNMANADO/JUFRY MANTAK)

"Bahkan mereka mengancam kami untuk membakar diri mereka," tambahnya.

Dijelaskannya juga, saat pihaknya berusaha masuk ke dalam ruangan, salah satu dari mereka membakar tubuhnya dengan menyiramkan bensin dan memasang korek api.

"Meski itu salah mereka sendiri, kami tidak membiarkan mereka. Kami membawa mereka ke rumah sakit. Yang dua di rumah sakit Advent Teling, dan dua yang terbakar di RSUP Kandou Manado," ujar Mawikere.

"Kami melakukan pemeriksaan, karena itu sudah jadi tanggungjawab kami. Barang kali mereka sudah merakit bom di situ, siapa yang tahu kalau tidak dicek," bebernya. (Juf)

Penulis: Jufry Mantak
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved