Pria ini Dihukum Denda Rp 49 juta karena Abaikan Anjingnya yang Sakit

Seorang pria dikenai hukuman denda senilai 3500 dollar AS (Rp 49 juta) karena mengabaikan anjing peliharaannya yang sakit selama hampir sebulan.

Pria ini Dihukum Denda Rp 49 juta karena Abaikan Anjingnya yang Sakit
Kompas.com
Anjing 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang pria dikenai hukuman denda senilai 3500 dollar AS (Rp 49 juta) karena mengabaikan anjing peliharaannya yang sakit selama hampir sebulan, hingga mati.

Ng Yeow Chian berusia 51 tahun, didenda di pengadilan pekan lalu karena sikap kejamnya pada hewan peliharaan.

Baca: Adriana Dondokambey Ajak Perempuan Sulut Kembangkan Industri Kreatif

Baca: Motif Suami - 5 Fakta Hubungan Terlarang Putri dengan Ayahnya di Lampung

Baca: ROR Dukung Pembangunan Tol Di Minahasa, Langka Awal Sosialisasikan Ke Masyarakat

Baca: Renault Siapkan MPV Murah Untuk Dipasarkan di Indonesia

Putusan itu terjadi setelah Agri-Food and Veterinary Authority (AVA) Singapura menerima kabar bahwa ia gagal merawat anjing peliharaannya. Padahal anjing itu telah didiagnosis penyakit jantung kronis.

 
Ng tidak membawanya kembali untuk jadwal pemeriksaan meskipun ada beberapa panggilan dari klinik.

AVA menambahkan bahwa, alih-alih obat penghilang rasa sakit yang diresepkan hewan, keluarga itu justru memberi makan anjing dengan tablet aspirin.

Anjing itu kemudian meninggal dunia.

Baca: Putra Abu Bakar Baasyir Jelaskan Kondisi Sakit Ayahnya Sudah Hampir Seluruh Tubuh

Baca: 100 Ribu Lowongan CPNS Bakal Kembali Dibuka pada Maret 2019

Baca: Kesal Betisnya Dipegang, Ayu Ting Ting Tendang Andika

Setelah kunjungan dokter hewan awal pada bulan September 2017, dokter hewan merekomendasikan agar anjing dirawat, meskipun tanpa jaminan pemulihan, atau eutanasia, kata agensi.

Namun si pemilik meminta waktu untuk memutuskan.

Mereka akhirnya membawa anjing itu pulang dengan obat pereda nyeri, meskipun dokter hewan menyarankan agar anjing itu perlu dirawat inap.

Setelah obat penghilang rasa sakit selesai, klinik memanggil keluarga beberapa kali untuk meyakinkan mereka agar memeriksakan anjing kembali.

Halaman
12
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved