Buaya Makan Manusia

Update Buaya Makan Manusia - Polres Tomohon Bicara Hasil Autopsi, Polda Sulut Bahas Tersangka

Seminggu setelah kejadian yang menewaskan Deasy Tuwo, warga Kecamatan Tombariri, Minahasa, Sulut, Polres Tomohon bicara soal hasil autopsi.

Update Buaya Makan Manusia - Polres Tomohon Bicara Hasil Autopsi, Polda Sulut Bahas Tersangka
KOLASE TRIBUNMANADO/FERDINAND RANTI
Fakta Terbaru Buaya Terkam┬áDeasy Tuwo: Butuh 20 Orang Evakuasi hingga Polisi Cari Pemilik, WN Jepang 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMBARIRI - Seminggu setelah kejadian yang menewaskan Deasy Tuwo, warga Ranowangko, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (11/01/2019), Polres Tomohon belum bisa membeberkan hasil autopsi yang menewaskan Kepala Laboratorium Pembibitan Mutiara itu.

Belum bisa membeberkan hasil autopsi, kata Wakapolres Tomohon, Kompol Joyce Wowor hal itu karena hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan hasil autopsi.

"Masih belum ada, bersabar saja dulu. Nanti kalau sudah ada akan kami press rilis," kata Wakapolres saat dihubungi Tribunmanado.co.id, Jumat (18/01/2019)

Soal apakah Deasy Tuwo murni tewas dimakan buaya bernama Merry atau diduga dibunuh kemudian dibuang ke kolam buaya tersebut, Wowor meminta masyarakat untuk tidak berandai-andai terhadap kasus yang menghebohkan seanteru Bumi Nyiur Melambai Sulut itu.

Baca: 7 Fakta Pernyataan Jokowi dan Prabowo dalam Debat Pilpres 2019, Salah Satunya Luas Jawa Tengah

Baca: Debat Pilpres 2019 - Operasi Plastik Jadi Serangan Pertama Jokowi untuk Prabowo

Baca: Saat Prabowo Sebut Jawa Tengah Lebih Luas dari Malaysia, Ganjar Pranowo: Pak Jokowi Lebih Berani

"Serahkan semuanya kepada kami. Dan dimohon untuk bersabar, hasil autopsi yang menentukan, toh saat ini juga kami masih kami lidik," kata Wowor. (fer)

Update Buaya Makan Manusia di Minahasa - Polda Sulut Bicara Tersangka, WN Jepang 'Lari' ke Ternate

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Sulut sudah angkat bicara lebih dulu terkait kejadian naas yang menimpa Deasy Tuwo, warga Ranowangko, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (11/01/2019), 

Kapolda Sulut, Irjen (Pol) Remigius Sigid Tri Hardjanto melalui Kombes Pol Ibrahim Tompo Kabid Humas Polda Sulut, Rabu (16/01/2019) menegaskan, terkait kasus buaya memangsa manusia penyidik tidak boleh berasumsi.

Baca: Tertangkapnya Penyanyi Lagu Kosong Dua, Polresta Manado Akan Lakukan Press Release

Baca: Penyanyi Lagu Kosong Dua Asal Kota Manado Ditangkap Polisi, Ini Lirik Lagunya

Baca: Penyanyi Lagu Kosong Dua Ditangkap Tim Macan Polresta Manado, Ini Kasusnya!

Baca: Vanessa Angel Ditetapkan Tersangka Prostitusi Online, Terbukti Bagikan Foto dan Video Panas

"Kita kerja sesuai fakta yang ditemukan dan teknis penyidikan tidak bisa di ekspose karena merupakan info yang dikecualikan," kata Tompo.

Dalam kasus yang ditangani oleh Polres Tomohon, akan disampaikan progres dan perkembangannya kepada publik maupun media massa.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved