Warga Pusian Dihebohkan dengan Kejadian Ini, Sani Temukan Ayahnya Sudah Tergantung di Belakang Rumah

Peristiwa gantung diri membuat heboh warga Desa Pusian Induk Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Rabu (09/01/2019) siang.

Warga Pusian Dihebohkan dengan Kejadian Ini, Sani Temukan Ayahnya Sudah Tergantung di Belakang Rumah
ist
Peristiwa gantung diri membuat heboh warga Desa Pusian Induk Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Rabu (09/01/2019) siang. Informasi yang dihimpun Tribunmanado.co.id, dari anggota babinsa setempat, pria yang diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri itu bernama Wellem Mochtar (59), seorang purnawirawan Polri. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Peristiwa gantung diri membuat heboh warga Desa Pusian Induk Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Rabu (09/01/2019) siang.

Informasi yang dihimpun Tribunmanado.co.id, dari anggota babinsa setempat, pria yang diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri itu bernama Wellem Mochtar (59), seorang purnawirawan Polri.

Adapun kronologis kejadian menurut keterangan saksi Fransiska Sani (32) anak dari Wellem Mochtar, bahwa sekitar pukul 13.00 wita, Sani sedang menidurkan anaknya didalam kamar.

Baca: 10 Perkelahian Siswi Pernah Hebohkan Sulut - Rebutan Pacar, Saling Ejek, hingga Berujung Penikaman

Tak berselang lama, tiba-tiba dipanggil oleh ibu saksi (istri korban Sumartji Bulu) untuk mencari ayahnya karena waktu sudah pukul 13.00 wita dimana korban sudah waktunya minum obat siang hari.

Saat berjalan kebelakang rumah, Sani melihat ayahnya sudah tergantung digudang bagian belakang rumah dengan seutas tali nilon yang diikatkan disebuah balok kayu bagian atap gudang yang masih tersambung dengan badan rumah.

Peristiwa gantung diri membuat heboh warga Desa Pusian Induk Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Rabu (09/01/2019) siang.

Informasi yang dihimpun Tribunmanado.co.id, dari anggota babinsa setempat, pria yang diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri itu bernama Wellem Mochtar (59), seorang purnawirawan Polri.
Peristiwa gantung diri membuat heboh warga Desa Pusian Induk Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Rabu (09/01/2019) siang. Informasi yang dihimpun Tribunmanado.co.id, dari anggota babinsa setempat, pria yang diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri itu bernama Wellem Mochtar (59), seorang purnawirawan Polri. (ist)

Kaget, Sani langsung berteriak histeris sehingga ibunya langsung datang.

Baca: 10 Pekelahian Siswi yang Hebohkan Sulut - Salah Satunya Geng Sekolah Keroyok 3 Siswi SMK N 3 Manado

Sangadi Kanaan Herlik Bagit bersama warga sekitar langsung berdatangan kerumah korban.

Jenazah Wellem langsung diturunkan.

Sangadi Kanaan menghubungi pihak koramil dalam hal ini Babinsa Desa Pusian Induk dan Polsek yakni Babinkamtibmas.

Saksi juga menjelaskan bahwa korban saat ini sedang menjalani pengobatan (rawat jalan) setelah menjalani pemeriksaan pada tanggal 15 Agustus 2018 di Rumah Sakit Ratumbuisang Manado dan pada saat itu diagnosa dokter bahwa korban sedang mengalami depresi ringan dan pada saat itu Dokter memberikan obat kepada korban untuk rawat jalan.

Baca: Update Soal Perkelahian Siswi SMP yang Viral di Sulut, Foto Terbaru Para Siswi Itu Ada di Lokasi Ini

Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai suatu musibah dan tidak merasa keberatan, sehingga jenasah korban tidak lagi dibawa ke Puskesmas atau kerumah sakit.

Pada tubuh korban tidak terdapat tanda-tanda kekerasan hanya bekas lilitan tali pada leher korban dan pada anus mengeluarkan kotoran.

Rencananya, jenazah akan dimakamkan Kamis (10/01/2019) di pekuburan umum Desa Pusian. (Kel)

Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved