Wabup Minsel Melayat di RS Kalooran Amurang

Wakil Bupati Minsel Franky Donny Wongkar langsung melayat di RS GMIM Kalooran Amurang tempat kedua korban disemayamkan sementara.

Wabup Minsel Melayat di RS Kalooran Amurang
ist
Wakil Bupati Minsel Franky Donny Wongkar langsung melayat di RS GMIM Kalooran Amurang tempat kedua korban disemayamkan sementara. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Andrew Alexander Pattymahu

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Perisitiwa kebakaran di Desa Maliku, Kecamatan Amurang Timur yang merenggut nyawa pasangan suami istri Jantje Lintang dan Margotje Kalangi menyisahkan duka mendalam bagi keluarga besar korban.

Pemkab Minahasa Selatan (Minsel) juga menunjukan empati dan simpati bagi keluarga dan kerabat kedua korban.

Baca: Seorang Nelayan di Tongkaina Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Mandi, Dimulutnya Terdapat Darah

Wakil Bupati Minsel Franky Donny Wongkar langsung melayat di RS GMIM Kalooran Amurang tempat kedua korban disemayamkan sementara.

Kondisi rumah usai kebakaran di kediaman milik keluarga Lintang-Kalangi.
Kondisi rumah usai kebakaran di kediaman milik keluarga Lintang-Kalangi. (ist)

"Atas Nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, Bupati DR Christiany Eugenia Paruntu SE bersama Jajaran mengucapkan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bapak Jantje Lintang dan Ibu Margotje Kalangi. Semoga Keluarga Yang ditinggalkan diberi Penghiburan," kata Wongkar, Kamis (27/12/2018).

Baca: Kebakaran di Lelema Hanguskan Rumah Permanen Dua Lantai, Ada Pasutri yang Ikut Terpanggang

Diberitakan Pasangan suami istri di Desa Lelema, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) ditemukan dalam kondisi terpanggang, Kamis (27/12/2018) dini hari.

Belakangan diketahui mayat pasutri tersebut atas nama Jantje Lintang dan Margotje Kalangi. Keduanya ditemukan oleh petugas pemadam kebararan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Minsel usai menyisir puing-puing rumah usai peristiwa kebakaran di kediaman keluarga Sengkey - Tumewang.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 02.00 Wita dini hari. Saat kejadian diduga keduanya sudah tertidur lelap.

Baca: Usai Jaga Ibadah Natal, Dua Wanita Muslim Foto Bersama Pendeta di Dalam Gereja

Kasat Pol PP Minsel Henri Palit, mengutarakan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listruk. Namun peristiwa ini sudah ditangani pihak berwajib untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Kerugian belum bisa ditaksir. Rumah keluarga Lintang-Kalangi bertipe permanen dua lantai," kata mantan Cat Tompasobaru ini.

Diperlukan waktu kurang lebih 4 jam bagi petugas untuk nersuaha memadamkan api. Sat Pol PP Minsel menerjunkan 3 mobil armada kebakaran dengan 4 personil yakni Rafly Hunta, Jhon Sengkey, Erly Sumarap dan Evis Mintje.

Baca: Setubuhi Gadis 12 Tahun, Seorang Petani di Tombulu Diamakan Team Paniki Rimbas 1

Menurut dia, kedua korban dalam kondisi hangus terbakar dan posisi tertelungkup.

"Kami turut sepenanggungan dengan keluarga besar yang berduka. Semoga selalu diberikan ketabahan," pungkas dia.

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved