Tersangka Pembakar Bocah Jessica Mananohas yang Juga Ibu Kandungnya Minta Hadir di Pemakaman

Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Sudung Napitu mengatakan, pada prinsipnya pihak kepolisian tidak menghalangi hak-hak tersangka pembakar anaknya.

Tersangka Pembakar Bocah Jessica Mananohas yang Juga Ibu Kandungnya Minta Hadir di Pemakaman
Tribun manado / Jhonly Kaletuang
Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Sudung Napitu 

TRIBUNMANAD.CO.ID, SIAU - Kedatangan jenazah Jessica Mananohas (10), anak yang diduga dibakar oleh ibunya, Olga Semet, Kamis (25/10/2018) subuh diperkirakan tiba di Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Diperkirakan akan ada banyak warga yang menyambut kedatangan jenazah Jessica. 

Aparat kepolisian diperkirakan juga akan bekerja keras untuk pengamanan, apalagi ibunda Jessica yang menjadi tersangka penyebab kematian putrinya minta hadir dalam pemakaman.

OS alias Olga tersangka pembakar anaknya Jessica Mananohas di tahanan Mapolsek Sangihe
OS alias Olga tersangka pembakar anaknya Jessica Mananohas di tahanan Mapolsek Sangihe (istimewa)

Baca: Paman Jessica Mananohas Ungkap Sosok Keponakannya saat Masih Hidup: Rajin Bantu Orangtua

Terkait hal itu, Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Sudung Napitu mengatakan, pada prinsipnya pihak kepolisian akan memenuhi permintaan tersangka untuk hadir dalam pemakaman putrinya.

"Permintaan tersangka untuk hadir di pemakaman itu dilindungi Undang-undang.  Apalagi, yang meninggal adalah anak tersangka," terang Kapolres Sangihe, Rabu (24/10/2018).

Baca: Tewas Diduga Dibakar Ibunya, Jessica Mananohas Justru Doakan Ibu Diampuni Tuhan

Isak Tangis keluarga membawa jenazah Jessica Mananohas di Pelabuhan Manado ke Sangihe
Isak Tangis keluarga membawa jenazah Jessica Mananohas di Pelabuhan Manado ke Sangihe (Tribun manado / nielton durado)

Kemungkinan besar, kata kapolresm tersangka akan datang pada saat pemakaman.

"Karena sudah ada permintaan dari tersangka untuk diiznkan hadir dalam pemakaman putrinya," tambah kapolres.

Baca: 7 Fakta Terbaru Kasus Jessica Mananohas Dibakar Ibunya: Meninggal Dunia hingga Maafkan Pelaku

Dalam hal ini, kata kapolres kewajiban polisi adalah mempertimbangkan keamanan tersangka, karena ada sebagian dari keluarga yang belum bisa menerima tindakan tersangka terhadap korban.

"Pada prinsipnya kami tidak membatasi. Kami siap mengamankan tersangka," ujar Kapolres Sangihe.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jessica sempat dirawat di RSUP Kandou Manado lebih dari satu bulan sebelum mengembuskan napas terakhir kemarin. 

Baca: Jantung Jessica Terhenti karena Infeksi Luka Bakar

Jessica menderita luka bakar sekitar 85 persen. Diduga gadis ini dibakar oleh ibunya sendiri, Olga Semet. Polisi telah menahan Olga Semet. (Oly)

Baca: Isak Tangis Sambut Jenazah Jessica Mananohas di Pelabuhan Manado

Baca: Sebelum Tutup Usia, Jessica Mananohas Sempat Titip Salam buat Teman di Sekolahnya

 

Penulis: Jhonly Kaletuang
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved