Demo Warga Talaud
Ratusan Warga Talaud Gelar Aksi Solidaritas di Kantor PLN ULP Beo, Tuntut Perbaikan Layanan Listrik
Ratusan warga Kabupaten Kepulauan Talaud menggelar aksi solidaritas di Kantor PLN ULP Beo, Kecamatan Beo, Talaud, Sulawesi Utara.
Penulis: Eduard Joanly Tahulending | Editor: Rizali Posumah
Ringkasan Berita:
- Ratusan warga Kabupaten Kepulauan Talaud menggelar aksi solidaritas di Kantor PLN ULP Beo, Kecamatan Beo.
- Aksi yang mengusung tema “Rakyat Menggugat – Seruan Aksi Solidaritas Perjuangan Rakyat Tertindas” itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap seringnya terjadi pemadaman listrik.
- Sekitar 100 peserta aksi mulai berkumpul di halaman Kantor PLN ULP Beo sejak pukul 13.00 WITA. Aksi dipimpin oleh Ketua PWI Talaud, Evans F. Taarae, yang bertindak sebagai koordinator lapangan.
TRIBUNMANADO.CO.ID, TALAUD – Ratusan warga Kabupaten Kepulauan Talaud menggelar aksi solidaritas di Kantor PLN ULP Beo, Kecamatan Beo, Talaud, Sulawesi Utara, Jumat (12/6/2026).
Kabupaten Kepulauan Talaud adalah salah satu kabupaten di provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, yang terletak di kawasan paling utara Indonesia Timur.
Wilayah ini berbatasan langsung dengan negara Filipina dan berfungsi sebagai beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di kawasan Pasifik. Ibu kotanya berada di Melonguane.
Dari Manado, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara menuju Talaud memakan waktu sekitar 15 jam perjalanan laut.
Aksi yang mengusung tema “Rakyat Menggugat – Seruan Aksi Solidaritas Perjuangan Rakyat Tertindas” itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap seringnya terjadi pemadaman listrik yang dinilai merugikan masyarakat.
Sekitar 100 peserta aksi mulai berkumpul di halaman Kantor PLN ULP Beo sejak pukul 13.00 WITA.
Aksi dipimpin oleh Ketua PWI Talaud, Evans F. Taarae, yang bertindak sebagai koordinator lapangan.
Dalam orasinya, para peserta aksi menuntut PLN meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Mereka menilai pemadaman listrik yang berulang telah mengganggu aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga berdampak pada perekonomian daerah.
Salah satu orator, Bastian Amos, meminta PLN memberikan kepastian terkait stabilitas pasokan listrik serta menjelaskan secara terbuka penyebab terjadinya pemadaman yang berulang.
"Masyarakat membutuhkan pelayanan listrik yang andal. Kami meminta PLN menyampaikan secara transparan penyebab gangguan dan langkah penyelesaiannya," ujarnya dalam orasi.
Senada dengan itu, Fernando Loronusa menegaskan bahwa pemadaman listrik yang terus terjadi telah menimbulkan berbagai kerugian bagi masyarakat.
Ia meminta PLN segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan kelistrikan di Talaud.
"Jika tidak ada perbaikan pelayanan, masyarakat siap kembali menyampaikan aspirasi dengan jumlah massa yang lebih besar," katanya.
| NEWS ANALYSIS : Pengamat Hukum Harap Tidak Muncul Spekulasi Masyarakat soal Pelantikan Bupati Talaud |
|
|---|
| UPDATE: Pelantikan Elly Lasut Tertunda Selama 4 Bulan, Massa Ancam Kembali Demo |
|
|---|
| UPDATE : Massa Aksi Damai Minta Gubernur Segera Lantik Bupati dan Wakil Bupati Talaud Terpilih 2018 |
|
|---|
| Pendemo Beri Deadline Pelantikan E2l-Mocthar Paling Lambat Pekan Depan |
|
|---|
| Pol PP Cantik Adang Pedemo di Kantor Gubernur, Berdiri di Barisan Depan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/PROTES-WARGA-TALAUD-Ratusan-warga-Kabupaten-Kepulauan-Talaud-menggelar-985633.jpg)