Sulawesi Utara
Tanggapan Akademisi Sulut Terkait Demo di Berbagai Daerah: Komunikasi Mandeg, DPR Asyik Sendiri
"Mereka seolah-olah bersikap seperti tak mau merespon tuntutan warga dan asyik sendiri," katanya.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Indonesia tengah tidak baik-baik saja.
Di mana-mana terjadi unjuk rasa berujung ricuh.
Massa membakar gedung DPRD, gedung Kejaksaan hingga merusak kendaraan milik polisi maupun individu.
Demo tersebut masih berkait aksi rakyat yang protes kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR RI, pajak hingga kekerasan polisi yang menyebabkan driver ojol Affan Kurniawan di Jakarta meninggal dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob.
Akademisi Unsrat Manado Josef Kairupan menilai ada ketidakpuasan masyarakatterhadap kondisi saat ini.
"Hingga mereka turun ke jalan," kata dia kepada Tribunmanado.com via WhatsApp, Sabtu (30/8/2025).
Menurut dia, buruknya komunikasi pemerintah ke masyarakat menjadi sebab demo berujung anarki.

Ia mencontohkan sikap anggota DPR yang seakan mengejek.
"Mereka seolah-olah bersikap seperti tak mau merespon tuntutan warga dan asyik sendiri," katanya.
Penyebab buruknya komunikasi itu adalah sikap sejumlah institusi negara yang terjebak pada ego sektoral.
Naiknya tensi Indonesia saat ini cukup mengherankan, mengingat pada pemilu lalu Prabowo-Gibran unggul dengan angka mutlak.
"Saya melihat ini sumber masalahnya bukan di presiden, tapi di institusi negara," kata dia
Dari segi politik, ia menilai ada juga lawan-lawan pemerintah yang mencoba mengail di air keruh.
Cara mengatasi persoalan bangsa adalah dengan mengurai masalah satu persatu dan membenahinya dengan perlahan.
Baca juga: Viral Istri Polisi Malah Salahkan Affan Korban Dilindas Mobil Taktis Brimob, Ini Isi Postingannya
Baca juga: Sopir Ambulans Tetap Dihajar Polisi Meski Sudah Teriak Medis, Relawan Datangi Mapolresta Solo
"Harus dibenahi apa yang jadi masalah," katanya.
Ajakan Demo 1 September 2025 di DPRD Sulut Viral, Polisi: Belum Ada Surat Izin yang Diajukan |
![]() |
---|
29 Warga Korban Lakalantas dan Amputasi akan Terima Kaki Palsu Gratis dari Ditlantas Polda Sulut |
![]() |
---|
Kusriadin Terpilih Jadi Ketua Asperindo Sulawesi Utara, Bakal Atur Tarif yang Berpihak ke Konsumen |
![]() |
---|
Sosok dr Truly Kerap: Dokter, Jurnalis, hingga Kini Diangkat Jadi Ketua KPID Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Daftar Peristiwa di Sulut: Penemuan Perahu Nelayan, Perkembangan Kasus Korupsi Dana Hibah GMIM |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.