Sitaro Sulawesi Utara
Identitas Korban Banjir Bandang Bahu Sitaro Terungkap Lewat Uji DNA
Polda Sulawesi Utara memastikan temuan potongan tubuh (body part) di lokasi bencana merupakan milik Swingli Dalending.
Penulis: Eduard Joanly Tahulending | Editor: Gryfid Talumedun
Ringkasan Berita:
- Tim DVI Biddokkes Polda Sulawesi Utara memastikan potongan tubuh yang ditemukan di Kelurahan Bahu adalah milik Swingli Dalending melalui pemeriksaan DNA dan forensik.
- Pemeriksaan dilakukan dengan metode forensik lengkap, termasuk uji DNA pembanding dari keluarga korban.
- Hasil identifikasi diharapkan memberi kepastian dan ketenangan bagi keluarga, sekaligus menjadi bagian dari penanganan pascabencana banjir bandang di Kabupaten Sitaro.
TRIBUNMANADO.CO.ID, SITARO – Kepastian atas identitas salah satu korban tragedi banjir bandang di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), akhirnya diperoleh.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Utara memastikan temuan potongan tubuh (body part) di lokasi bencana merupakan milik Swingli Dalending.
Kapolres Sitaro AKBP Iwan Permadi melalui Kasat Reskrim IPTU Rofly Saribatian menjelaskan, proses identifikasi dilakukan secara ilmiah melalui serangkaian pemeriksaan forensik, termasuk uji DNA pembanding dari pihak keluarga.
Baca juga: Breaking News: Seorang Nelayan di Tagulandang Sitaro Ditemukan Meninggal di Kamar Rumahnya
“Identifikasi ini mengacu pada sejumlah dokumen resmi, di antaranya Laporan Gangguan Nomor: L/Gangguan/B/01/I/2026/Polsek Siau Timur/SPKT/Polres Kepulauan Sitaro Polda Sulut, serta surat Kapolres kepada Kabid Dokkes Polda Sulut terkait permintaan pemeriksaan DNA pembanding dari keluarga korban,” ujar Saribatian.
Ia menambahkan, hasil tersebut juga diperkuat melalui Nota Dinas Karolabdokkes Pusdokkes Polri tertanggal 29 Januari 2026 yang memuat hasil pemeriksaan DNA korban banjir bandang di wilayah Sitaro.
Kronologi Penemuan
Berdasarkan laporan kepolisian, pada Sabtu, 10 Januari 2026 sekitar pukul 18.00 WITA, tim evakuasi menemukan bagian kepala yang diduga milik korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat banjir bandang di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur.
Temuan tersebut selanjutnya diserahkan kepada Tim DVI Biddokkes Polda Sulawesi Utara untuk menjalani proses identifikasi forensik secara menyeluruh.
Hasil Identifikasi
Tim DVI kemudian menerbitkan Sertifikat Identifikasi pada 2 Februari 2026. Dari hasil pemeriksaan DNA dipastikan bahwa potongan tubuh tersebut adalah milik:
Nama: Swingli Dalending
Tempat/Tanggal Lahir: Bahu, 31 Mei 1978
Alamat: Kelurahan Bahu Lingkungan IV, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro
“Hasil uji DNA juga memastikan korban merupakan ayah biologis dari Vargas Dalending yang menjadi salah satu pembanding dalam proses pemeriksaan,” tambah Saribatian.
| Kejati Sulut Klarifikasi Foto Kajati dan Mantan Bupati Sitaro di Restoran |
|
|---|
| Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan, Ketua DPRD Sitaro Ikuti KPPD di Magelang |
|
|---|
| Penyidikan Kasus Korupsi Dana Bantuan Gunung Ruang di Kepulauan Sitaro Terus Berlanjut |
|
|---|
| Irit Bicara, Anggota DPRD Sitaro Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Stimulan Erupsi Gunung Ruang |
|
|---|
| Diduga Lalai Amankan Material Proyek, Kontraktor Jalan di Sitaro Disorot Usai Mahasiswa Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Tim-DVI-Biddokkes-Polda-Sulawesi-Utara-memastikan-potongan-tubuh1.jpg)