Minggu, 17 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sitaro Sulawesi Utara

Identitas Korban Banjir Bandang Bahu Sitaro Terungkap Lewat Uji DNA

Polda Sulawesi Utara memastikan temuan potongan tubuh (body part) di lokasi bencana merupakan milik Swingli Dalending.

Tayang:
Dok. Istimewa/Tribun Manado
IDENTITAS - Tim DVI Biddokkes Polda Sulawesi Utara memastikan potongan tubuh yang ditemukan di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, adalah milik Swingli Dalending melalui pemeriksaan forensik dan DNA keluarga. Proses identifikasi ini diharapkan memberi kepastian dan ketenangan bagi keluarga korban, sekaligus menjadi bagian dari upaya penanganan pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah Sitaro. 

Ringkasan Berita:
  • Tim DVI Biddokkes Polda Sulawesi Utara memastikan potongan tubuh yang ditemukan di Kelurahan Bahu adalah milik Swingli Dalending melalui pemeriksaan DNA dan forensik.
  • Pemeriksaan dilakukan dengan metode forensik lengkap, termasuk uji DNA pembanding dari keluarga korban.
  • Hasil identifikasi diharapkan memberi kepastian dan ketenangan bagi keluarga, sekaligus menjadi bagian dari penanganan pascabencana banjir bandang di Kabupaten Sitaro.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SITARO – Kepastian atas identitas salah satu korban tragedi banjir bandang di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), akhirnya diperoleh.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Utara memastikan temuan potongan tubuh (body part) di lokasi bencana merupakan milik Swingli Dalending.

Kapolres Sitaro AKBP Iwan Permadi melalui Kasat Reskrim IPTU Rofly Saribatian menjelaskan, proses identifikasi dilakukan secara ilmiah melalui serangkaian pemeriksaan forensik, termasuk uji DNA pembanding dari pihak keluarga.

Baca juga: Breaking News: Seorang Nelayan di Tagulandang Sitaro Ditemukan Meninggal di Kamar Rumahnya

IDENTITAS - Tim DVI Biddokkes Polda Sulawesi Utara memastikan potongan tubuh yang ditemukan di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, adalah milik Swingli Dalending melalui pemeriksaan forensik dan DNA keluarga. Proses identifikasi ini diharapkan memberi kepastian dan ketenangan bagi keluarga korban, sekaligus menjadi bagian dari upaya penanganan pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah Sitaro.
IDENTITAS - Tim DVI Biddokkes Polda Sulawesi Utara memastikan potongan tubuh yang ditemukan di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, adalah milik Swingli Dalending melalui pemeriksaan forensik dan DNA keluarga. Proses identifikasi ini diharapkan memberi kepastian dan ketenangan bagi keluarga korban, sekaligus menjadi bagian dari upaya penanganan pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah Sitaro. (Dok. Istimewa/Tribun Manado)

“Identifikasi ini mengacu pada sejumlah dokumen resmi, di antaranya Laporan Gangguan Nomor: L/Gangguan/B/01/I/2026/Polsek Siau Timur/SPKT/Polres Kepulauan Sitaro Polda Sulut, serta surat Kapolres kepada Kabid Dokkes Polda Sulut terkait permintaan pemeriksaan DNA pembanding dari keluarga korban,” ujar Saribatian.

Ia menambahkan, hasil tersebut juga diperkuat melalui Nota Dinas Karolabdokkes Pusdokkes Polri tertanggal 29 Januari 2026 yang memuat hasil pemeriksaan DNA korban banjir bandang di wilayah Sitaro.

Kronologi Penemuan

Berdasarkan laporan kepolisian, pada Sabtu, 10 Januari 2026 sekitar pukul 18.00 WITA, tim evakuasi menemukan bagian kepala yang diduga milik korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat banjir bandang di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur.

Temuan tersebut selanjutnya diserahkan kepada Tim DVI Biddokkes Polda Sulawesi Utara untuk menjalani proses identifikasi forensik secara menyeluruh.

Hasil Identifikasi

Tim DVI kemudian menerbitkan Sertifikat Identifikasi pada 2 Februari 2026. Dari hasil pemeriksaan DNA dipastikan bahwa potongan tubuh tersebut adalah milik:

Nama: Swingli Dalending

Tempat/Tanggal Lahir: Bahu, 31 Mei 1978

Alamat: Kelurahan Bahu Lingkungan IV, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro

“Hasil uji DNA juga memastikan korban merupakan ayah biologis dari Vargas Dalending yang menjadi salah satu pembanding dalam proses pemeriksaan,” tambah Saribatian.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved