Dugaan Suap
Kasus Pelecehan di Sangihe Mandek Setahun, Oknum Polisi Diduga Terima Suap Rp 10 Juta
Dugaan praktik suap kembali mencoreng institusi Kepolisian Republik Indonesia. Kali ini di Polres Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.
Penulis: Eduard Joanly Tahulending | Editor: Rizali Posumah
Ringkasan Berita:
- Seorang oknum polisi Aipda FD yang saat kasus pelecehan dilaporkan menjabat Kanit PPA Polres Kepulauan Sangihe, diduga menerima uang suap.
- Kasus ini bermula dari laporan seorang perempuan berinisial CS pada 6 November 2024.
- CS menegaskan dirinya tidak pernah meminta, apalagi menerima uang dalam bentuk apa pun dari terlapor.
TRIBUNMANADO,CO,ID, TAHUNA - Dugaan praktik suap kembali mencoreng institusi Kepolisian Republik Indonesia.
Seorang oknum polisi Aipda FD, yang saat itu menjabat Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polres Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, diduga menerima uang sebesar Rp10 juta dari terlapor kasus pelecehan seksual untuk menghentikan proses hukum.
Kasus ini bermula dari laporan seorang perempuan berinisial CS pada 6 November 2024.
Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: R/LI-11/XI/2024/Reskrim.
Namun hingga lebih dari satu tahun berlalu, penanganan perkara tersebut dinilai belum menunjukkan perkembangan yang berarti.
Pada 15 Desember 2025, CS bersama suaminya, AS, kembali mendatangi Unit PPA Polres Kepulauan Sangihe.
Saat itu, jabatan Kanit PPA telah berganti dan dijabat oleh Stefan Mitusala.
Dalam pertemuan tersebut, korban dan suaminya dipertemukan dengan terlapor berinisial GT alias Guntur.
“Saya dan istri dipertemukan kembali dengan pelaku. Saat itu juga hadir dua anggota Polwan,” ujar AS kepada wartawan.
Dalam pertemuan tersebut, GT yang datang bersama istrinya mengungkapkan bahwa dirinya pernah dimintai uang sebesar Rp 50 juta untuk menyelesaikan kasus secara kekeluargaan.
Namun karena keterbatasan ekonomi, mereka mengaku hanya mampu menyerahkan Rp10 juta.
“Kami diminta Rp 50 juta, tapi hanya sanggup Rp 10 juta,” kata GT di hadapan petugas.
GT dan istrinya mengklaim uang tersebut diserahkan langsung kepada FD di sebuah rumah makan.
Meski tanpa kwitansi, mereka menyebut proses penyerahan uang itu terekam kamera pengawas (CCTV).
| Ini Sosok Oknum Polisi di Sangihe yang Diduga Terima Suap Rp 10 Juta untuk Hentikan Kasus Pelecehan |
|
|---|
| Kronologi Kasus Dugaan Suap Rp 10 Juta yang Seret Nama Penyidik Polisi di Sangihe |
|
|---|
| Diduga Terjerat Kasus Suap Pembangunan Minimarket, KPK Tetapkan Wali Kota Ambon Sebagai Tersangka |
|
|---|
| Hubungan Edhy Prabowo dan Dua Pebulutangkis Nasional Putri Sudah Lama, Malah Disewakan Apartemen |
|
|---|
| Diduga Terima Suap Hampir Senilai Rp 1 Miliar, Direktur Keuangan PT AP II Jadi Tersangka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/MAPOLRES-SITARO-Markas-Polres-Sitaro-Jalan-Raya-Sitaro-Sitaro-Selatan7878.jpg)