Halo,
Profile
Kirim Images
Logout
Masuk ke akun Anda
Belum punya akun? Daftar Akun
Pedoman Media Siber
Hubungi Kami
Privacy Policy
Redaksi
Download TribunX untuk Android & iOS
"Akhirnya saya bilang ke customer kalau agak terlambat karena jaringan. Untungnya dia mengerti,” ujar Dina.
Perempuan yang akrab disapa Vanni ini sedang menjalani On the Job Training (OJT) di maskapai TransNusa di YIA.
Seorang penjual sembako di seberang Pelabuhan Kalimas bernama Wulan mengatakan bahwa jalan di depan kiosnya tiba-tiba amblas.
Seorang nelayan Sindulang, Ady, mengatakan perahu kecil miliknya rusak setelah dihantam ombak saat cuaca buruk.
Namun pihak keluarga besar di Minahasa masih menunggu keputusan final terkait rencana pemakaman.
"Iya, susah cumi-cumi kalau ombak tinggi begini. Nanti ada kalau panas terus," tambah Ami.
Menurut Sjuli, profesi pramugari sudah lama menjadi bagian dari keluarga besar Florencia.
"Sekarang sudah jadi Rp 45 ribu per kilogram," ujar pedagang barito bernama Ina.
Koordinator Program Swara Parampuang, Mun Djenaan, menilai kasus ini tidak bisa dilihat secara sederhana.
"Kondisi ini meningkatkan pola konvektif di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Sulut,” kata Astrid.
“Sekarang masih stagnan di Rp 115 ribu. Kenaikannya tidak terlalu terasa, apalagi ini masih awal tahun,”
"Tentu senang karena kan masakan Minahasa banyak pakai bawang merah dan sekarang sudah lebih murah,"
"Jadi meskipun tidak diangkat sebagai PPPK, hak-hak kami tetap dipenuhi. Tidak ada masalah,” tuturnya.
Posisi Sulut yang berada di utara khatulistiwa membuat wilayah ini relatif ideal untuk mengamati fenomena ini.
“Dia itu sangat aktif berkomunikasi. Setiap ada waktu, pasti telepon," ujar Suly ketika ditemui di bandara.
Hal itu disampaikan oleh tante Florencia, Suly Mandang, saat di Bandara Sam Ratulangi Manado.
Di tengah situasi yang masih belum pasti, Neltje mengaku keluarga hanya bisa terus berdoa dan berharap kabar terbaik.
"Awalnya kami belum percaya. Tapi waktu daftar manifest keluar dan ada namanya, ya sudah," ujar Suly.
"Sepertinya sebagian besar pasien sudah dipulangkan,” ujar salah satu perawat di IGD RSU GMIM Pancaran Kasih Manado.
"Sehari-hari ya hanya begini saja, makan dan tidur. Ingin segera pulang,” ujar AV saat ditemui di Paviliun Esther RS Pancaran Kasih.