Mahasiswi program studi Kesehatan Masyarakat ini bukan hanya aktif di bidang akademik, tapi juga dikenal punya semangat tinggi.
Sosok Sisigianti Dani. Cewek asal Bolsel yang gemar mencari hal baru dan punya kecintaan seni.
Pihak kepolisian telah menetapkan pasal yang akan menjerat pelaku, Sandri Pratama Ginoga (36), yang tak lain adalah suami korban.
Juwita Pontoh (37), korban penikaman oleh suaminya sendiri di Kelurahan Sinindian, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara.
“Saya tidak ada di lokasi pas kejadian. Tapi teman lain sempat bilang korban keluar kamar,” kata salah seorang teman korban saat ditemui di lokasi.
“Suami istri sah secara agama. Cuma belum sah secara hukum,” kata Kasat Reskrim Polres Kotamobagu, AKP Agus Sumandik.
Seorang perempuan meninggal dunia setelah ditikam oleh suaminya sendiri di Jalan Ibantong, Kelurahan Sinindian, Kotamobagu, Sulawesi Utara.
Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib menerima kunjungan empat siswa-siswi berprestasi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka
Dari pantauan Tribunmanado.co.id langsung di lokasi, Jumat (20/6/2025), terlihat sejumlah lubang di badan jalan yang cukup parah.
Sedangkan di luar kampus, ia aktif di organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Metro Manado.
Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Deteksi Dini dan Penanganan Stunting yang digelar oleh TP PKK Kotamobagu.
Dari data yang diterima Tribun Manado pada Kamis (19/6/2025), merinci jumlah pemohon berdasarkan bulan serta jenis kelamin.
Kantin-kantin dan warung milik para pedagang yang sebelumnya berjejer di area terminal, kini sudah tak terlihat lagi.
“Waktu itu saya dihadapkan dua pilihan, tapi suara masyarakat lebih kuat. Mereka percaya saya bisa membawa perubahan di desa,” katanya.
“Kalau malam, jalan ini cukup gelap. Kami harus sangat hati-hati. Apalagi kalau hujan, lubangnya tertutup air dan bisa bikin jatuh,”
Pasalnya, laporan terkait siswa pindahan yang masuk belum sepenuhnya diterima dari pihak sekolah.
“Sudah lama rusak, ditambal pakai sirtu saja. Tapi itu tidak bertahan lama apalagi kalau hujan turun,” keluh salah seorang warga, Aswan.
"Ini gerbang masuk kota, seharusnya menjadi simbol yang menggambarkan identitas dan kebersihan daerah. Tapi kenyataannya sangat memprihatinkan,"
“Ada karena masalah hak pesangon, honor tidak dibayar, dan masalah habis masa kontrak kerja,” katanya, Rabu (18/6/2025).