Catata Wartawan
Doa untuk Anak-anak Hilang
Queentania Makal akhirnya ditemukan pada Rabu (28/5/2026) sore, setelah enam hari pencarian.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Ventrico Nonutu
Agar utuh, saya tuliskan kembali reportase yang pernah dimuat di Tribun Manado.
Air mata Tjeng Fui Lin tak pernah benar-benar kering untuk anaknya, Jimmy Kusuma.
Ia selalu menangis setiap kali membicarakan Jimmy yang hilang sejak tiga tahun lalu.
Saat ditemui Tribun Manado di tokonya di Kelurahan Pinaesaan, Kecamatan Wenang, Senin (6/7/2015), air mata Lin kembali berderai setiap mulutnya menyebut nama Jimmy.
“Saya tak bisa melupakannya,” katanya lirih.
Jimmy hilang secara misterius pada 7 Februari 2012.
Bocah yang saat itu berusia 11 tahun diduga hilang dalam perjalanan menuju warnet, hanya beberapa meter dari rumah mereka.
Pencarian besar-besaran dilakukan oleh kepolisian dengan bantuan TNI. Namun, semua upaya tak membuahkan hasil.
Sedikit petunjuk justru datang dari sejumlah orang pintar.
Menurut mereka, Jimmy berada di alam gaib dan dijaga seorang tua yang tidak berniat jahat.
“Tapi hal itu tidak bisa dijadikan petunjuk,” ujar Lin.
Tak terhitung duka yang dialami Lin dan suaminya, Kasim Tjuhendra Kusuma.
Selain akrab dengan air mata, keduanya juga hidup dalam trauma berkepanjangan.
“Kalau ada berita anak hilang di televisi, kami langsung mematikan TV,” katanya.
Tiga tahun telah berlalu, tetapi bagi Lin semuanya terasa seperti baru terjadi kemarin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Proses-pencarian-Queentania-Makal-asdhg.jpg)