Gunung Dukono Erupsi
Gunung Dukono Halmahera Utara Malut Erupsi, 3 Orang Tewas Termasuk 2 WNA
Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara (Malut) erupsi.
Tim SAR Gabungan masih terus berupaya menuju LKP untuk melakukan evakuasi korban.
Unsur yang terlibat Basarnas Pos SAR Tobelo, Polres Halut, Kodim Tobelo, BPBD Halut, Masyarakat setempat.
“Untuk data update akan kami sampaikan saat ini tim masih berada di lapangan,” pungkasnya.
3 Pendaki Tewas
Jumlah pendaki yang tewas akibat Gunung Dukono erupsi di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat (8/5/2026) pukul 07.41 WIT, bertambah menjadi tiga orang.
Sebelumnya diberitakan, terdapat dua warga negara asing (WNA) asal Singapura yang dilaporkan meninggal dunia.
Namun perkembangan terkini, terdapat satu korban warga negara Indonesia (WNI) yang meninggal dunia.
Pendaki ini sebelumnya dilaporkan hilang.
"Untuk korban sejauh ini ada tiga korban meninggal dunia, dua warga asing, satu warga Ternate," ujar Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, Jumat, dilansir dari tayangan Kompas TV.
Tercatat Ada 20 Orang Pendaki
Lanjut Erlichson, jumlah pendaki Gunung Dukono tercatat sebanyak 20 orang, meliputi sembilan WNA dan sisanya WNI serta warga lokal.
Dari jumlah itu, beberapa pendaki sudah dievakuasi turun.
Termasuk WNA yang selamat.
"Beberapa korban sudah ada yang turun, sudah ada warga asing sebanyak tujuh orang turun, sisanya (dua WNA) yang meninggal," imbuhnya.
Menurut dia, para pendaki disebut telah mengetahui bahwa Gunung Dukono dilarang untuk aktivitas pendakian karena masih berstatus Level II atau Waspada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Tim-SAR-gabungan-dari-Basarnas-Ternate-melakukan-evakuasi-terhadap-20-pendaki-Gunung-Dukono.jpg)