Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Komcad

Siap-siap, Pendidikan Komcad untuk 4.000 ASN Akan Dimulai April 2026

Pendidikan Komcad bagi ASN merupakan bagian dari konsep kesemestaan pertahanan yang melibatkan seluruh komponen bangsa dalam upaya pertahanan negara.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
KOMPAS.COM/BAGUS PUJI PANUNTUN
Ribuan personel komponen cadangan di Batujajar, Bandung Barat, Kamis (8/9/2022). Pemerintah bersiap memperkuat sistem pertahanan negara dengan melibatkan 4.000 aparatur sipil negara (ASN) kementerian dan lembaga sebagai Komponen Cadangan (Komcad) pada semester pertama 2026. KOMPAS.COM/BAGUS PUJI PANUNTUN 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah akan melibatkan 4.000 ASN kementerian dan lembaga sebagai Komponen Cadangan (Komcad) pada semester pertama 2026.
  • Kebijakan ini bertujuan memperkuat sistem pertahanan di tengah perubahan dan kompleksitas ancaman yang tidak lagi bersifat konvensional.
  • Pendidikan Komcad bagi para ASN dijadwalkan mulai berlangsung pada April 2026 oleh Kementerian Pertahanan.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah bersiap memperkuat sistem pertahanan negara dengan melibatkan 4.000 aparatur sipil negara (ASN) kementerian dan lembaga sebagai Komponen Cadangan (Komcad) pada semester pertama 2026.

Di tengah perubahan karakter ancaman yang kian kompleks dan tak lagi semata konvensional, Kementerian Pertahanan menjadwalkan pendidikan Komcad bagi para ASN tersebut mulai April 2026 sebagai langkah strategis memperkuat pertahanan nasional.

Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan mengatakan, program untuk semester pertama 2026 itu akan dimulai, setelah proses pengajuan nama dan seleksi dari kementerian dan lembaga (K/L) rampung.

Baca juga: Daftar Lengkap Gaji Komcad SPPI 2025 Berdasarkan Pangkat dan Golongan

“Mungkin nanti di akhir bulan depan kira-kira mungkin ya, April mungkin kira-kira akan kita mulai nanti ya,” ujar Donny usai rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Donny menjelaskan, pendidikan Komcad bagi ASN merupakan bagian dari konsep kesemestaan pertahanan yang melibatkan seluruh komponen bangsa dalam upaya pertahanan negara.

“Jadi salah satu bentuk kesemestaan pertahanan kita itu adalah seluruh komponen bangsa terlibat di dalam pertahanan negara, salah satunya melalui bentuk komponen cadangan,” kata Donny.

Dia menyampaikan, Kemenhan sebetulnya menargetkan seluruh ASN dapat menjadi bagian dari Komcad.

Namun, pada tahap awal, pemerintah akan memulai pendidikan Komcad terhadap 4.000 ASN yang berasal dari seluruh kementerian dan lembaga.

“Kita kan harapannya bisa menjadikan seluruh ASN Komcad, tapi ini di awal ini kita akan mulai dengan 4.000 ASN yang akan kita didik Komcad dari semua kementerian, 49 K/L itu kita sudah minta,” ungkap Donny.

Menurut Donny, masing-masing kementerian dan lembaga diminta mengajukan nama ASN yang akan mengikuti program tersebut.

Selanjutnya, Kemenhan akan melakukan seleksi untuk memastikan peserta memenuhi persyaratan.

“Mereka akan memberikan namanya, nanti akan kita seleksi memenuhi syarat, baru kita mulai program tersebut," ujar dia.

Terkait kekhawatiran bahwa pendidikan Komcad berpotensi beririsan dengan tugas ASN, Donny menegaskan bahwa pelatihan tersebut tidak akan mengganggu kewajiban peserta sebagai aparatur sipil negara.

“Saya rasa ini akan sejalan dengan tugas mereka di ASN ya. Ini kan hanya sekitar dua bulan mereka mendapatkan pelatihan Komcad ini, setelah itu mereka kembali lagi melaksanakan tugas sebagai ASN,” tegas Donny.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved