Info Psikologi
Pacaran Terlalu Lama Justru Tak Baik? Simak Penjelasan Psikolog
Rasa nyaman dan kebiasaan bersama yang terbentuk selama bertahun-tahun sering kali menimbulkan ilusi kedekatan emosional.
Cara sehat merespons perbedaan
Lebih jauh, Ayu menyatakan, perbedaan dalam hubungan adalah hal yang tidak bisa dihindari.
Namun, yang jauh lebih penting adalah bagaimana pasangan merespons perbedaan tersebut.
“Memang tidak bisa dipungkiri, perbedaan itu akan selalu ada, tapi bagaimana kita merespos perbedaan itulah yang menjadi kuncinya,” kata Ayu.
Pasangan yang mampu berkomunikasi secara terbuka dan saling menghargai perbedaan akan lebih mudah menjaga hubungan tetap sehat, meski sudah berjalan lama.
Sebaliknya, jika hubungan hanya dipertahankan karena kebiasaan atau rasa takut untuk memulai dari awal, maka durasi pacaran yang panjang justru bisa menjadi jebakan yang menunda seseorang menemukan kebahagiaan yang lebih sehat.
Lamanya waktu bersama bukan tolok ukur utama kesehatan sebuah hubungan. Ia menegaskan, kualitas hubungan diukur dari kedalaman komunikasi, pemahaman, dan kemampuan beradaptasi terhadap perbedaan.
Tanpa hal itu, rasa nyaman dalam hubungan yang panjang bisa berubah menjadi jebakan yang membuat seseorang sulit keluar dari hubungan yang tidak sehat.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/HUKUM-PACARAN-RAMADHAN-Bagaimana-hukum-pacaran-saat-bulan-Ramadhan.jpg)