Kamis, 28 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Pupuk

Harga Terbaru Pupuk Setelah Turun 20 Persen, Sudah Berlaku

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan harga pupuk turun sebesar 20 persen mulai hari ini.

Tayang:
Editor: Alpen Martinus
Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden
PUPUK - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/6/2025). Harga pupuk diturunkan 20 persen. 

Ringkasan Berita:1.Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan harga pupuk turun sebesar 20 persen mulai hari ini.
 
2.Amran mengatakan bahwa penurunan harga pupuk ini tidak akan membebankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
 
3.Amran pun mengimbau kepada seluruh distribusi dan pengecer pupuk di seluruh Indonesia agar tidak menaikkan harga.
 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Upaya pemerintah untuk menyejahterakan petani mulai diwujudkan.

Satu di antaranya dengan menurunkan harga pupuk.

Pupuk adalah material yang ditambahkan pada media tanam atau tanaman untuk mencukupi kebutuhan hara yang diperlukan tanaman sehingga mampu berproduksi dengan baik.

Baca juga: Harga Pupuk Turun 20 Persen Mulai Hari Ini, Berikut Rincinya

Material pupuk dapat berupa bahan organik ataupun non-organik. Pupuk berbeda dari suplemen.

Turunnya harga pupuk juga mewujudkan keinginan petani dan keluhan yang selalu disuarakan.

Kini sudah ada harga terbaru pupuk dengan penurunan 20 persen.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan harga pupuk turun sebesar 20 persen mulai hari ini.

Menurut Amran, penurunan ini merupakan tonggak sejarah di tengah revitalisasi sektor pupuk yang sedang dilakukan pemerintah.

"Hari ini diumumkan atas arahan Bapak Presiden (Prabowo Subianto), tolong hari Rabu diumumkan harga pupuk turun 20 persen, berlaku mulai hari ini," kata Amran dalam konferensi pers di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025).

Amran menjelaskan, harga pupuk urea dari Rp 2.250 per kilogram (kg) turun Rp 450 menjadi Rp 1.800. Ini berlaku di seluruh Indonesia.

Lalu, untuk harga pupuk urea per sak dari Rp 112.500 turun menjadi Rp 90.000 per sak.

Kemudian, pupuk NPK dari Rp 2.300 per kg menjadi Rp 1.840 per kg. Untuk harga per sak dari Rp 115.000 menjadi Rp 92.000.

Amran mengatakan bahwa penurunan harga pupuk ini tidak akan membebankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Ini berita baik untuk petani seluruh Indonesia. 160 juta warga petani kita menanti berita ini karena yang terjadi sebelumnya puluhan tahun adalah tiap tahun naik atau tiap dua tahun," ujar Amran.

"Sekarang turun karena hasil efisiensi yang merupakan gagasan besar Bapak Presiden Republik Indonesia," jelasnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved