Aturan Pemerintah
Aturan Baru Pemerintah, Fresh Graduate Kini Bisa Dapat Gaji dari Magang
Pemerintah sedang merancang paket stimulus ekonomi dengan salah satu fokus utama berupa program magang berbayar bagi fresh graduate.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar baik bagi Fresh Graduate yang akan melaksanakan Magang.
Pemerintah sedang merancang paket stimulus ekonomi dengan salah satu fokus utama berupa program magang berbayar khusus bagi para lulusan baru (fresh graduate).
Melalui skema ini, pemerintah ingin memastikan para lulusan perguruan tinggi tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja yang relevan dengan dunia industri, tetapi juga memperoleh penghasilan.
Baca juga: Ini Rincian Tarif Listrik untuk 15-21 September 2025 Bagi Semua Pelanggan PLN
Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri yang terus berkembang.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pemerintah akan menyiapkan alokasi anggaran khusus untuk mendukung jalannya program tersebut.
“Paket ini ada beberapa hal yang sedang disiapkan dan akan dibahas dengan menteri terkait. Kali ini kami membahas dengan Pak Menteri Keuangan (Purbaya Yudhi Sadewa) agar programnya sudah disiapkan pos anggarannya,” ujar Airlangga usai rapat di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/9/2025), dikutip dari Antara.
Magang Bukan Sekadar Cari Pengalaman
Airlangga menekankan bahwa program magang tidak boleh lagi dianggap sekadar ajang mencari pengalaman tanpa kompensasi.
“Kalau magang itu harus dibayar. Tapi kalau bukan full salary is okay, tetapi tetap dibayar. Jadi itu patriotisme yang kita butuhkan untuk menyerap tenaga kerja, dan mereka mendapatkan pengalaman,” tegasnya.
Program magang berbayar ini rencananya akan diusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto setelah terlebih dahulu dibahas bersama dunia usaha.
Airlangga juga meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengorganisasi perusahaan agar membuka slot magang bergaji minimal enam bulan bagi lulusan baru.
Respon Pelaku Usaha
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyambut positif langkah pemerintah tersebut.
Menurutnya, skema magang berbayar bisa menjadi solusi bagi dunia usaha sekaligus peluang kerja bagi fresh graduate.
“Ujungnya kan produktivitas. Selama magang ini bisa menghasilkan produktivitas lebih baik, tentu perusahaan akan terbuka untuk meninjau bagaimana skema pembayarannya supaya mereka berpenghasilan. Jadi saya rasa baik-baik saja, tinggal dibicarakan detailnya supaya sama-sama win-win,” kata Anindya.
Dengan adanya stimulus ini, pemerintah berharap terjadi penyelarasan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.
Skema magang berbayar dipandang krusial untuk menjawab masalah pengangguran terdidik, sekaligus memberikan bekal nyata bagi fresh graduate sebelum masuk ke pasar kerja penuh waktu.
Bagian dari Paket Stimulus Lebih Luas
| Kabar Baik, Warga Umur 16 Tahun Kini Sudah Bisa Rekam e-KTP, Ini Prosedur dan Syaratnya |
|
|---|
| Aturan WFH ASN: Telepon 2 Kali Tak Diangkat Teguran Lisan, Tidak Balas WA 5 Menit Teguran Tertulis |
|
|---|
| Gebrakan Baru! Dana Desa, DAU, dan DBH Kini Bisa Biayai Koperasi Merah Putih |
|
|---|
| Aturan Baru Pemerintah, Dana Desa Kini Bisa Dipakai Membiayai Koperasi Merah Putih hingga 58 Persen |
|
|---|
| Aturan Baru Pembelian BBM Subsidi, Berlaku 1 April 2026: Mobil Pribadi Hanya Bisa Isi 50 Liter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Dokumentasi-kegiatan-mahasiswa-magang-Universitas-17-Agustus-1945.jpg)