BPS Sulut
Agustus 2025 Sulawesi Utara Inflasi Hampir 1 Persen, Ini Pemicunya
Sulawesi Utara mengalami inflasi tahunan 0,94 persen pada Bulan Agustus 2025.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Alpen Martinus
MANADO, TRIBUMANADO.CO.ID - Sulawesi Utara mengalami inflasi tahunan 0,94 persen pada Bulan Agustus 2025.
inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus dalam suatu periode waktu tertentu, yang menyebabkan daya beli uang menurun.
Ini berarti dengan jumlah uang yang sama, Anda bisa membeli lebih sedikit barang dan jasa dibandingkan sebelumnya.
Baca juga: Wabup Mitra Fredy Tuda Dukung Program GPM, Minta Rutin Lakukan Demi Tekan Inflasi
Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara mencatat, inflasi tertinggi terjadi di Kota Kotamobagu sebesar 1,61 persen, dan terendah di Kabupaten Minahasa Selatan sebesar 0,24 persen.
BPS adalah Badan Pusat Statistik, sebuah lembaga pemerintah non-kementerian di Indonesia yang bertugas mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan data statistik untuk mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan oleh pemerintah maupun masyarakat.
BPS bertanggung jawab langsung kepada Presiden dan berperan penting dalam menyediakan data yang akurat dan terpercaya mengenai berbagai aspek kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia
Kepala BPS Sulawesi Utara, Aidil Adha menjelaskan, inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga pada beberapa kelompok pengeluaran.
Antara lain kelompok makanan, minuman, dan tembakau; perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga; dan kelompok kesehatan.
Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: pakaian dan alas kaki; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga; dan transportasi.
Secara umum perkembangan harga berbagai komoditas pada Agustus 2025 menunjukkan adanya peningkatan.
Adapun komoditas yang mendorong inflasi yakni beras, bawang merah, emas perhiasan, biaya perguruan tinggi, dan ikan tude.
"Harga besar yang masih relatif tinggi turut berkontribusi pada inflasi Agustus," ujarnya kepada Tribunmanado.co.id, Selasa 2 September 2025.
Sedangkan komoditas yang menahan inflasi yakni daging babi, cabai rawit, tomat, angkutan udara dan kangkung.
BPS mencatat beberapa fenomena perkembangan harga yang mempengaruhi tingkat inflasi Sulawesi Utara mulai dari penurunan harga tomat hingga kenaikan harga beras.
Ia mengatakan, harga tomat, cabai rawit, dan cabai merah mengalami penurunan pada Bulan Agustus 2025 karena stok yang melimpah akibat musim panen di daerah sentra produksi.
| Daya Beli Petani Sulawesi Utara Membaik, NTP Januari 2026 Naik 2,14 Persen |
|
|---|
| Kunjungan Wisatawan Mancanagara ke Sulawesi Utara Alami Peningkatan pada Oktober 2025 |
|
|---|
| Inflasi di Sulut Cuma 0,44 Persen pada 2024, Dua Komoditas Ini Jadi Pemicu |
|
|---|
| Pemerintah Sulut Bersama BPS Launching Portal Satu Data, Jadi Soko Guru Arah Kebijakan Pembangunan |
|
|---|
| Canangkan Zona Integritas, BPS Sulut Miliki Program Desa Cantik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Beras-sdfbsrtgdsrt.jpg)