Senin, 1 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

BPS Sulut

Agustus 2025 Sulawesi Utara Inflasi Hampir 1 Persen, Ini Pemicunya

Sulawesi Utara mengalami inflasi tahunan 0,94 persen pada Bulan Agustus 2025.

Tayang:
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Alpen Martinus
tribun Manado/fernando lumowa
BERAS: Warga belanja beras di swalayan modern di Manado, Sulawesi Utara, Selasa 2 September 2025. Harga beras menjadi kontributor pendorong inflasi Sulawesi Utara pada Bulan Agustus 2025. 

MANADO, TRIBUMANADO.CO.ID - Sulawesi Utara mengalami inflasi tahunan 0,94 persen pada Bulan Agustus 2025.

inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus dalam suatu periode waktu tertentu, yang menyebabkan daya beli uang menurun.

Ini berarti dengan jumlah uang yang sama, Anda bisa membeli lebih sedikit barang dan jasa dibandingkan sebelumnya. 

Baca juga: Wabup Mitra Fredy Tuda Dukung Program GPM, Minta Rutin Lakukan Demi Tekan Inflasi

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara mencatat, inflasi tertinggi terjadi di Kota Kotamobagu sebesar 1,61 persen, dan terendah di Kabupaten Minahasa Selatan sebesar 0,24 persen.

BPS adalah Badan Pusat Statistik, sebuah lembaga pemerintah non-kementerian di Indonesia yang bertugas mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan data statistik untuk mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan oleh pemerintah maupun masyarakat.

BPS bertanggung jawab langsung kepada Presiden dan berperan penting dalam menyediakan data yang akurat dan terpercaya mengenai berbagai aspek kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia

Kepala BPS Sulawesi Utara, Aidil Adha menjelaskan, inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga pada beberapa kelompok pengeluaran.

Antara lain kelompok makanan, minuman, dan tembakau; perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga; dan kelompok kesehatan.

Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: pakaian dan alas kaki; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga; dan transportasi.

Secara umum perkembangan harga berbagai komoditas pada Agustus 2025 menunjukkan adanya peningkatan. 

Adapun komoditas yang mendorong inflasi yakni beras, bawang merah, emas perhiasan, biaya perguruan tinggi, dan ikan tude.

"Harga besar yang masih relatif tinggi turut berkontribusi pada inflasi Agustus," ujarnya kepada Tribunmanado.co.id, Selasa 2 September 2025.

Sedangkan komoditas yang menahan inflasi yakni daging babi, cabai rawit, tomat, angkutan udara dan kangkung. 

BPS mencatat beberapa fenomena perkembangan harga yang mempengaruhi tingkat inflasi Sulawesi Utara mulai dari penurunan harga tomat hingga kenaikan harga beras.

Ia mengatakan, harga tomat, cabai rawit, dan cabai merah mengalami penurunan pada Bulan Agustus 2025 karena stok yang melimpah akibat musim panen di daerah sentra produksi. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved