Breaking News:

BPS Sulut

Pemerintah Sulut Bersama BPS Launching Portal Satu Data, Jadi Soko Guru Arah Kebijakan Pembangunan

Data adalah jenis kekayaan baru bangsa kita. Kini data lebih berharga dari minyak. Oleh karena itu, kedaulatan data harus diwujudkan.

Editor: Chintya Rantung
Ist/BPS Sulut
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bersama Kepala BPS Sulawesi Utara Asim Saputra 

Oleh:Anton Tri Wijayanto, SST MSi, Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Sulawesi Utara

TRIBUNMANADO.CO.ID - Data adalah jenis kekayaan baru bangsa kita. Kini data lebih berharga dari minyak. Oleh karena itu, kedaulatan data harus diwujudkan.  

Begitulah sepenggal pernyataan Presiden Joko Widodo dalam Pidato Kenegaraan 16 Agustus 2019. 

Pernyataan tersebut sarat  makna di mana Presiden Jokowi menginsyaratkan seluruh jajarannya untuk memaknai, menjiwai dan mendalami data sebagai soko guru pembangunan. 

Data harus menjadi pilar penyangga pembangunan yang dieksekusi melalui pengambilan kebijakan pemerintah yang terarah. 

Pengambilan kebijakan tersebut bisa berbicara pada level perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, bahkan di tingkat pengendalian pembangunan.

Niscaya, dengan data yang tepat dan akurat, sasaran tujuan pembangunan dapat terbidik dengan sempurna. 

Ibarat, seorang sniper yang sedang mengarahkan senapannya ke sebuah sasaran tembak, dia memerlukan data yang tepat tentang kekuatan dan arah angin, serta pengetahuan yang benar tentang objek yang sedang dibidik.

Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (SDI).

Perpres ini bertujuan untuk menghilangkan ego sektoral dan melibatkan semua pihak secara aktif dalam penyediaan data dan informasi yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses.  

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved