Renungan Harian Kristren
Renungan Harian Kristen Galatia 2:11-14, Prilaku Orang Merdeka
Namun kalau yang munafik itu adalah orang percaya, apalagi seorang hamba Tuhan, benar-benar akan dikecam habis-habisan.
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Pengaruh daripada seorang pemimpin memang sangat besar.
Tatkala ia berbuatsalah, pengikut pun bisa salah.
Menariknya untuk kita pikirkan, bagaimana reaksi Petrus dengan teguran keras itu, tidak ditulis.
Sebagai seorang hamba Tuhan, tampaknya Petrus mengakui bahwa ia salah dan mau belajar rendah hati menerima teguran itu (Band. 2 Petrus 3:15; Amsal 27:5; Lukas 11:41).
Kita sendiri mungkin pernah menegur atau ditegur karena sikap munafik bukan?
Sangat tidak enak rasanya kalau ditegur, apalagi di depan orang lain.
Namun harga atau nilai sebuah teguran keras bagi seorang yang cukup rendah hati, sangatlah mahal.
Di sana ada pembentukan karakter yang luar biasa.
Sebaliknya kalau terlalu sering dipuji dan disanjung, maka sangatlah potensial untuk masuk ke ranah
kebangaan diri.
Yang jelas, siapapun kita yang mau maju dalam pelayanan, sadar bahwa Tuhan belum berhenti mengubah karakter dan perilaku kita.
Implikasinya, sebagai orang merdeka, kita harus selalu siap dibebaskan dari hal-hal yang merugikan bangsa kita, apalagi menyakiti hati Tuhan.
Inspirasi: Pengajaran moral dan etika tak dapat mengubah perilaku manusia berdosa, kecuali ia dimerdekakan oleh Kristus sendiri, yang adalah Guru etika yang paling agung itu.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Threads Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.