Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Partai Nasdem

Akhirnya Terungkap Dasar Nasdem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach di DPR RI, Soal Ucapan

Dua anggota Partai Nasdem tersebut belakangan mendapatkan sorotan lantaran perkataan mereka.

Editor: Alpen Martinus
Tribunnews.com
NONAKTIF: Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Ia menonakltifkan dua kader partainya di DPR RI. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Nasdem (Nasional Demokrat) Surya Paloh ambil langkah cepat melihat kondisi politik tanah air saat ini.

Langkah yang diambil berupa menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem.

Ahmad Sahroni adalah seorang pengusaha dan politikus Indonesia dari Partai Nasional Demokrat.

Baca juga: Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Dinonaktifkan dari Anggota DPR RI Fraksi NasDem Terhitung Besok

Ia merupakan anggota DPR RI dua periode sejak tahun 2014 dari daerah pemilihan DKI Jakarta III.

Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI periode 2019–2024.

Nafa Indria Urbach adalah seorang pemeran, penyanyi, dan politikus Indonesia. 

1. Bergabung dengan Partai NasDem sejak 2019

2. Terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Dapil Jawa Tengah VI

Dua anggota Partai Nasdem tersebut belakangan mendapatkan sorotan lantaran perkataan mereka.

Bahkan dikabarkan, rumah mereka dijarah oleh warga.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Nasdem (Nasional Demokrat) Surya Paloh resmi 

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem Hermawi F. Taslim, dalam siaran pers yang dirilis Minggu (31/8/2025).

Pemberhentian Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem resmi terhitung mulai Senin, 1 September 2025.

Dalam keterangannya, Hermawi menyebut, keputusan penonaktifan ini didasarkan pada pernyataan kontroversial dari Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach yang dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai perjuangan Partai Nasdem.

"Bahwa dalam perjalanan mengemban aspirasi masyarakat ternyata ada pernyataan dari pada wakil rakyat khususnya Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem yang telah menyinggung dan mencederai perasaan rakyat, dan hal tersebut merupakan penyimpangan terhadap perjuangan Partai NasDem," kata Hermawi, Minggu.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved