Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristren

Renungan Harian Kristen, Yesaya 55:12-13, Berjalan Bersama Tuhan Menyenangkan

Renungan harian kristen Sabtu 23 September 2023.Pembacan alkitab terdapat pada Yesaya 55:12-13.

Editor: Chintya Rantung
pixabay.com
Renungan Harian Kristen, Berjalan Bersama Tuhan Menyenangkan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian kristen  Sabtu 23 September 2023.

Pembacan alkitab terdapat pada Yesaya 55:12-13.

(12) Sungguh, kamu akan berangkat dengan sukacita dan akan dihantarkan dengan damai.

gunung-gunung serta bukit-bukit akan bergembira dan bersorak-sorai di depanmu, dan segala pohon-pohonan di padang akan bertepuk tangan.

(13) Sebagai ganti semak duri akan tumbuh pohon sanobar, dan sebagai ganti kecubung akan tumbuh pohon murad, dan itu akan terjadi sebagai kemasyhuran bagi Tuhan, sebagai tanda abadi yang tidak akan lenyap.

Berjalan Bersama Tuhan Menyenangkan

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.

Perjalanan yang menyenangkan dan bersukacita apabila ada jaminan dari yang mengantar akan sampai ke tempat tujuan dengan selamat.

Berangkat dengan sukacita menurut pembacaan Alkitab hari ini menjelaskan ada jaminan dari Tuhan Allah bahwa bangsa Israel akan kembali ke tanah air dengan selamat.

Karena Tuhan Allah akan membebaskan dari penjajahan Babel dan menuntun mereka dalam perjalanan pulang.

Jaminan Tuhan Allah ini diyakini bangsa Israel karena mereka telah mendengar bagaimana kedahsyatan-Nya membebaskan dan menuntun nenek moyang mereka sampai ke tanah Kanaan.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Perjalanan mereka digambarkan akan melewati gununggunung dengan menyenangkan. Bahkan bukit-bukit dan gunung-gunung serta para penghuninya menyambut kedatangan mereka bergembira dan bersorak-sorai.

Kendati ketika tiba mereka mendapati seluruh negeri mereka ditumbuhi dengan kecubung (tanaman yang memiliki bunga seperti trompet dan buah seperti terong) dan semak duri. Namun hal itu tidak akan membuat berdukacita.

Memang penderitaan bangsa Israel dalam pembuangan di Babel akibat kesalahan dan dosa mereka sendiri. Tapi oleh kasih Tuhan Allah yang tidak berkesudahan telah berinisiatif mengampuni dan membawa mereka kembali pulang ke tanah asal karena adanya pertobatan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved