Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Demo Buruh

Nasib Umar Amirudin Driver Ojol yang Dikeroyok Polisi Saat Demo Buruh, Ada Bekas Injak

Driver ojol lainnya bernama Umar Amirudin juga ikut menjadi sasaran kekerasan aparat.

Editor: Alpen Martinus
Warta Kota/ Munir/Tribunnews/ Alfarizy
DEMO DPR - (kiri) Demo ricuh di Palmerah, Jakarta Barat. (kanan) Keluarga dan kerabat Moh Umar Amirudin, driver ojol yang diduga dikeroyok aparat kepolisian, mendatangani di RS Pelni, Jakarta Barat, Jumat (29/8/2025) dini hari. Kondisi terkini Moh Umar Amirudin ditemukan ada bekas injak di kepala, mual, muntah. 

Anda dapat mengunjungi gedung ini, termasuk Gedung Nusantara III yang menjadi bagian utama dari kompleks tersebut. 

Menurutnya, Umar hanya berada di lokasi karena sedang menjalankan tugasnya sebagai driver ojol dan kebetulan harus mengantar pesanan ke sekitar area tersebut.

“Dia kan habis narik, jadi nggak ketahuan kalau dia bukan sebagai pendemo,” jelasnya lagi, menekankan bahwa Umar hanyalah korban salah sasaran.

Sempat muncul kabar liar di media sosial yang menyebut Umar meninggal dunia setelah diinjak-injak aparat kepolisian, namun kabar itu segera dibantah langsung oleh Syaripudin.

Ia menyatakan bahwa meski Umar memang mengalami tindak kekerasan brutal, kondisinya kini stabil dan tidak benar jika disebut telah meninggal dunia.

Keluarga Umar pun merasa terpukul dengan peristiwa yang menimpa anggota keluarganya, terlebih ia dikenal sebagai sosok pekerja keras yang merantau demi membantu orang tua di kampung halaman.

Di tengah kesedihan itu, ada sedikit kelegaan bagi pihak keluarga karena perusahaan tempat Umar bekerja, yakni Grab, menyatakan siap menanggung seluruh biaya pengobatan Umar.

“Bagi saya selaku keluarga korban sangat berterima kasih banyak ada perusahaan yang mau tanggung jawab,” ungkap Syaripudin penuh rasa syukur.

Ucapan itu seakan menunjukkan betapa berat beban yang harus dipikul keluarga Umar jika seluruh biaya pengobatan ditanggung sendiri.

Kasus Umar kini menjadi sorotan publik, karena menunjukkan bagaimana kericuhan aksi buruh tak hanya berdampak pada peserta demo, tetapi juga masyarakat biasa yang kebetulan berada di lokasi.

Kisah Umar dan Affan menjadi bukti nyata bahwa kericuhan massa dapat menghadirkan tragedi kemanusiaan yang seharusnya bisa dihindari apabila semua pihak lebih mengedepankan cara-cara persuasif.

Kini masyarakat menantikan langkah tegas dari pihak berwenang agar kejadian serupa tidak lagi terulang, serta memastikan keadilan bagi para korban salah sasaran seperti Umar.

Driver Ojol Tewas

Sebelumnya, beredar viral video kendaraan taktis (rantis) Brimob melaju kencang membubarkan massa demo dan melindas seorang driver ojek online (ojol).

Setelah menabrak dan melindas driver ojol, rantis Brimob tetap melaju kencang dan sempat dikejar warga.

Halaman
1234
Sumber: TribunNewsmaker
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved