Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen 1 Korintus 15:33, Pengaruh Teman Sebaya

Pengaruh lingkungan mengambil peran penting dalam pembentukan karakter dan prilaku seseorang.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Meta AI
ALKITAB: Ilsutrasi Alkitab. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian Kristen kali ini berjudul pengaruh teman sebaya.

Bacaan Alkitab diambil dalam 1 Korintus 15:33

Renungan diambil dalam moment of inspiration LPMI.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Roma 13:1-7, Ketaatan Orang Merdeka

“Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.” 1 Korintus 15:33

Richard Kuklinski awalnya dikenal sebagai pribadi pendiam dan baik, namun berubah menjadi penjahat kejam akibat pengaruh lingkungan dan teman sebaya.

Ia tumbuh di New Jersey, Amerika Serikat, pada tahun 1940 an hingga 1950-an, dan mulai bergaul dengan kelompok kriminal sejak remaja akhirnya ia dikenal sebagai pembunuh bayaran yang mengaku telah membunuh lebih dari 100 orang selama karier kriminalnya.

Pengaruh lingkungan mengambil peran penting dalam pembentukan karakter dan prilaku seseorang.

Kita hidup dalam komunitas Masyarakat tidak bisa dipisahkan dari interaksi, dari teman-teman, tetangga dan keluarga yang ada di sekitar kita, menjadi cermin atau penentu arah perjalanan hidup kita.

Rasul Paulus (1 Korintus 15:33) “Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.”

Ayat ini menyiratkan bahwa sebaik dan sekuat apa pun nilai-nilai yang telah kita pegang, jika kita terus-menerus dikelilingi oleh pengaruh yang buruk, lambat laun nilai-nilai itu akan terkikis.

Di sisi lain, teman sebaya juga bisa menjadi alat yang Tuhan pakai untuk membentuk kita menjadi pribadi yang lebih baik.

Firman Tuhan dalam (Amsal 27:17) berkata, “Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.”

Ketika kita dikelilingi oleh teman-teman yang mencintai Tuhan, hidup dalam kebenaran, dan memiliki visi yang sejalan, maka pergaulan itu akan membentuk dan menajamkan karakter kita.

Sebaliknya dalam kisah Rehabeam, anak Salomo, dalam 1 Raja-raja 12:6–14.

Rehabeam mengabaikan nasihat para tua-tua dan lebih memilih mendengar saran teman-teman sebayanya yang tidak bijaksana.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved