Pembunuhan di Mitra
Isu Korban Pembunuhan di Mitra Hamil, Polisi Tegaskan Belum ada Keterangan Dokter
Korban pembunuhan di Desa Ratatotok, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara bernama Zahra Lantong (17), disebut sedang hamil.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Ventrico Nonutu
Ringkasan Berita:
- Kasus pembunuhan di Desa Ratatotok, Minahasa Tenggara, Minggu (13/4/2026).
- Pihak kepolisian belum memastikan kalau korban sedang dalam keadaan hamil.
- Ibu korban mengatakan belum sempat dilakukan tes kehamilan.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Ratahan - Korban pembunuhan di Desa Ratatotok, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) bernama Zahra Lantong (17), disebut sedang hamil.
Kabar ini menyebar begitu cepat di media sosial.
Namun, pihak kepolisian belum memastikan kalau korban sedang dalam keadaan hamil.
Hal ini disampaikan Kapolsek Ratatotok Ipda Tengku Said Hafiz.
Saat ditemui Tribunmanado.co.id, Senin 13 April 2026 di rumah korban, ia menegaskan belum ada keterangan atau surat dari dokter yang menyatakan korban sedang hamil.
"Kami belum bisa pastikan kalau korban dalam kondisi hamil," ujarnya.
"Karena untuk memastikan ini diperlukan rekam medis atau keterangan dari dokter," tutur dia.
Perwira satu balok ini mengaku pihaknya siap memastikan proses kehamilan korban.
Namun, kendala yang dihadapi polisi adalah keluarga korban tak mau melakukan otopsi.
"Sudah kami datangi dua kali untuk membujuk agar keluarga mau melakukan otopsi. Tapi mereka menolak," ucapnya.
Said mengatakan kalau memang korban positif hamil, maka pelaku bisa dihukum lebih berat.
"Karena sudah menghilangkan dua nyawa, jadi hukumannya lebih berat," tuturnya.
"Karena kita tak bisa menerapkan pasal pada tersangka tanpa landasan hukum yang kuat," aku dia.
Sementara itu, ibu korban Febrika Dolo mengaku bahwa anaknya sudah banyak mengalami perubahan.
"Ada beberapa makanan yang dia tidak suka, tapi belakangan ini justru banyak dipesan," ujarnya.
| Daftar 10 Luka yang Disebut Keluarga Ada di Tubuh Zahra Lantong, Tante Korban: Kami Lihat Sendiri |
|
|---|
| Keluarga Zahra Lantong Pertanyakan Perbedaan Hasil Visum RS Ratatotok dan yang Dirilis Polres Mitra |
|
|---|
| Keluarga Zahra Lantong Bantah Pernyataan Polisi Soal Jumlah Luka Tikaman: Kami Cek Ada 10 Bukan 5 |
|
|---|
| Zahra Lantong Tewas Dibunuh Suami, Kapolres Mitra: Kabar Kalau Korban Ditikam 10 Kali Itu Tak Benar |
|
|---|
| Kronologi Zahra Lantong Tewas Dibunuh Suami di Ratatotok, Saksi Dengar Ribut, Terungkap Motif Pelaku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Kapolsek-Ratatotok-Ipda-Tengku-Said-Hafiz-saat-menemui-keluarga-korban-pembunuhan.jpg)