Berita Populer Mitra
Berita Populer Mitra: Penembakan di Area Tambang Ratatotok Diduga Dipicu Konflik Lahan
Berita populer Minahasa Tenggara (Mitra), Senin (22/12/2025). Penembakan di area tambang Ratatotok diduga dipicu konflik lahan.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Frandi Piring
Ringkasan Berita:
- Berita populer Minahasa Tenggara (Mitra), Senin (22/12/2025).
- Berita terkait kericuhan yang terjadi di area pertambangan emas tanpa izin (PETI), Kebun Raya, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulut, menjadi sorotan publik saat ini.
- Penembakan di area tambang Ratatotok ini diduga dipicu konflik lahan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Berita populer Minahasa Tenggara (Mitra) dalam kanal TribunManado.co.id edisi Senin (22/12/2025).
Berita terkait kericuhan yang terjadi di area pertambangan emas tanpa izin (PETI), Kebun Raya, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Sabtu, 20 Desember 2025, menjadi sorotan publik saat ini.
Dikabarkan, tiga orang meninggal dunia dalam peristiwa tragis di pengujung tahun 2025 ini.
Menurut informasi yang diperoleh Tribunmanado.co.id, ketiga korban meninggal diketahui bernama Safrudin Makalalag warga Borgo Satu, Mawandi Lakamunte, warga Basaan Satu, dan Fathan Kalipe warga Belang.
Sementara satu korban luka, yakni Anisa Mamonto (57), warga Belang, Kabupaten Mitra, kini dirawat intensif di Rumah Sakit RS Prof Kandou, Manado hingga Minggu (21/12/2025) kemarin.
Insiden penembakan ini diduga dipicu karena konflik batas lahan PETI.
Konflik batas lahan ini melibatkan dua cukong, yakni SM dan pengusaha tambang ilegal lainnya.
"Bentrokan dipicu sengketa batas lokasi tambang yang diklaim milik SM dan seorang penambang ilegal lain," ujar sumber berinisial DL kepada tim TribunManado.co.id, Minggu 21 Desember 2024.
DL menuturkan, konflik batas lahan ini sudah terjadi sejak beberapa hari sebelumnya.
"Memang sudah beberapa hari ini terjadi gesekan ini," ungkapnya.
"Mereka juga sudah saling sindir di facebook," tutur dia.
Kasat Reskrim Polres Mitea AKP Lutfi Arinugraha Pratama mengatakan, pengejaran terhadap pelaku masih dilakukan.
"Pelakunya masih kita kejar," kata dia
Polda Sulut dan Polres Mitra juga telah melakukan penertiban aktivitas PETI di Kebun Raya Ratatotok.
| Berita Populer Mitra, Seorang Guru di SMA Negeri 1 Belang Jadi Korban Kekerasan Fisik Orangtua Murid |
|
|---|
| Berita Populer Mitra: Fenomena Tanah Bergerak di Desa Lowatag Touluaan Selatan, Beberapa Rumah Rusak |
|
|---|
| Berita Populer Minahasa Tenggara, Kebijakan TNI-Polri untuk Ratatotok Damai, 300 Personel Dikerahkan |
|
|---|
| Berita Populer Minahasa Tenggara Rabu 19 Maret 2025: Mahasiswi Tega Buang Bayi ke Laut |
|
|---|
| Sejumlah ASN Mitra Tak Ngantor saat Jam Kerja, Kena Sidak Bupati Ronald Kandoli |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Petugas-saat-mengevakuasi-korban-kericuhan-di-PETI-Ratatotok-Minahasa-Tenggara-Sabtu-20122025.jpg)