Pemkab Minut
Keprotokolan dan Jurnalis Sama Pakai Teori 5W1H, Pemkab Minut Gelar Sosialisasi
Dari berbagai teori yang ada, bidang keprotokolan ternyata menggunakan sebuah unsur sama seperti yang di pergunakan pada dunia jurnalistik
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Alpen Martinus
Ringkasan Berita:1.Dari berbagai teori yang ada, bidang keprotokolan ternyata menggunakan sebuah unsur sama seperti yang di pergunakan pada dunia jurnalistik.
2.Hal tersebut terungkap dalam Sosialisasi Keprotokolan, dilaksanakan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Minut.
3.Kabag Protokol Pemkab Minut ini, menyampikan tentang salam kerohanian dan penghormatan, enam strategi kebijakan keprotokolan hingga tantangannya serta keprotokolan unggul.
TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Bidang Keprotokolan di lingkup pemerintahan merupakan pekerjaan yang tak sembarangan dan tak mudah di kerjakan.
Dari berbagai teori yang ada, bidang keprotokolan ternyata menggunakan sebuah unsur sama seperti yang digunakan dalam dunia jurnalistik.
Unsur tersebut yaitu 5W1H (What, where, when, who, why, dan how).
Baca juga: Unklab Airmadidi Minut Teken Kerja Sama dengan Dinkes Sulut, Pengembangan Fakultas Kedokteran
Hal tersebut terungkap dalam Sosialisasi Keprotokolan, dilaksanakan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Minut.
Berlangsung Berlangsung di Aula lantai 3 Kantor Bupati Minahasa Utara (Minut), Kelurahan Airmadidi Atas Kecamatan Airmadidi, Rabu (20/5/2026).
"Ada teori 5W 1H juga ada dalam dunia Keprotokoleran," kata Sekretaris DPRD Kabupaten Minut Dr Jackson Ruaw satu di antara narasumber sosialisasi keprotokolan, Rabu (20/6/2026).
Menurut birokrat senior yang telah malang melintang di dunia Keprotokoleran di era Gubernur Sulut mendiang SH Sarundajang hingga Olly Dondokambey, bicara protokol keterampilan dan skil di lapangan.
Bukan diam dan apalagi stagnan.
Bidang keprotokolan juga memiliki tingkatan mulai dari dasar, lanjutan dan advance.
Di sosialisasi keprotokolan yang di buka Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Dr Joune Ganda, yang diwakili Asissten III Bidang Administrasi Umum Drs Jossy Kawengian, narasumber Jackson Ruaw menyampaikan pentingnya keprotokolan, diagnosa permasalahan yang ada saat ini.
Lalu undang-undang nomor 9 tahun 2010 tentang keprotokolan, mencakup tata tempat, tata upacara, tata penghormatan, tamu negara dan pemerintahan.
Pada kesempatan itu juga mantan Kabag Protokol Pemkab Minut ini, menyampikan tentang salam kerohanian dan penghormatan, enam strategi kebijakan keprotokolan hingga tantangannya serta keprotokolan unggul.
"Kami juga membawakan materi tentang master of ceremony atau MC di kegiatan pemerintahan. Di tekankan harus good looking," kata dia.
Peserta yang hadir dalam kegiatan ini asissten 2 bidang perekonomian, kepala perangkat daerah, kepala bagian, camat hingga hukum tua dan lurah se Kabupaten Minut.
Menurut Bupati Minut Joune Ganda melalui Asissten 3 Jossy Kawengian, dunia keprotokolan profesi gampang-gampang susah, tidak bisa ada kesalahan dan harus awas.
| Panen Perdana Padi Sawah di Desa Tatelu Rondor, Pemkab Minut Beri Dukungan dalam Proses Cocok Tanam |
|
|---|
| 548 Pelaku Pendidikan di Minut Ikut Bimtek 5 Hari Penguatan Literasi dan Numerasi di BPMP Sulut |
|
|---|
| Dari Minut Provinsi Sulut, Presiden Prabowo dan Gubernur YSK Bicara Keberadaan KDKMP |
|
|---|
| Mal Pelayanan Publik Minut Tetap Sibuk Meski Libur, Sabtu Tetap Buka |
|
|---|
| Pemkab Minut: Pelayanan Publik ke Masyarakat Minut di MPP Tak Kenal Hari Libur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Pemkab-Minut-asergrtgtr.jpg)