Jumat, 12 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemkab Minut

Warga Minut Keluhkan Kenaikan Harga Komoditi, Bersyukur Ada GPM Pemkab Minut

Sejumlah komoditi yang dipasarkan oleh Dinas Pangan dalam Gerakan Pangan Murah Pemkab Minut di Desa Rinondoran Likupang Timur.

Tayang:
Tribun Manado/christian wayongkere
GPM PEMKAB MINUT - Sejumlah komoditi yang dipasarkan oleh Dinas Pangan dalam Gerakan Pangan Murah Pemkab Minut di Desa Rinondoran Likupang Timur. Di pasar harga komoditi itu naik. 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah warga di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), mengeluhkan kenaikkan harga sejumlah komoditi, Kamis (11/6/2026).
  • Warga menyebut jenis komoditi yang harga naik, mulai dari barito (bawang, rica dan tomat) dan rempah-rempah di pasar naik.
  • Kondisi tersebut hanya bisa tertawa. 

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Sejumlah warga di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), mengeluhkan kenaikkan harga sejumlah komoditi, Kamis (11/6/2026).

Warga menyebut jenis komoditi yang harga naik, mulai dari barito (bawang, rica dan tomat) dan rempah-rempah di pasar naik.

Kondisi tersebut hanya bisa tertawa. 

Seperti yang diungkapkan Ibu Yuliana warga jaga 1 Desa Rinondoran Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minut.

Yuliana melemparkan senyum, ketika jurnalis Tribun Manado Christian Wayongkere menyodorkan pertanyaan, apakah masyarakat kesulitan dengan kondisi kenaikan harga. 

Ia tersenyum sembari mengemas sejumlah komoditi yang ia beli di Gerakan Pangan Murah (GPM) Pemkab Minut, di Balai Desa Rinondoran Kecamatan Likupang Timur Minut, Kamis (11/6).

Beruntung disaat harga komoditi naik, ada GPM Pemkab Minut menjual 12 komoditi dengan harga miring dan sangat membantu warga.

"Terima kasih, Tuhan Yesus memberkati torang samua," ucap Yuliana.

Warga Dorleka Darame warga lainnya mengeluhkan harga sejumlah komoditi yang baik.

"Rica dan bawang naik harganya di pasar. Beruntung ada GPM Pemkab Minut yang membawa warga dengan komoditi harga murah," kata Dorleka.

Terpisah Kepala Dinas Pangan Minut Asriyadi Lalompoh, menerangkan di tengah situasi geopolitik nasional maupun internasional berpengaruh pada perekonomian.

Sehingga berdampak pada kenaikan harga pangan.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan harga kebutuhan pangan di Pasar, yang naik yaitu cabai atau rica.

"Pada hari Sabtu pekan lalu Rp 115 ribu per kilogram. Hari ini di angka Rp 90 ribu per kilo. Begitu juga dengan bawang merah dan bawang putih pada dua pekan lalu, harganya naik dari Rp 55 ribu naik ke Rp 60 sampai Rp 70 ribu per kilogram," jelas Kepala Dinas Pangan Minut Asriyadi Lalompoh saat bersambutan di pembukaan GPM Pemkab Minut di Desa Rinondoran Kecamatan Likupang Timur, Kamis (11/6).

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved