Pemkab Minut
Bupati Minut Joune Ganda Kepincut Program WEFSRID, Audiensi dengan Dirjen Bina Bangda Kemendagri
Audiensi dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Handhika Dawangi
Ringkasan Berita:
- Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda kepincut dengan Program WEFSRID.
- WEFSRID atau Water-Energy-Food Security for Regional Integrated Development.
- Program nasional terintegrasi untuk mencapai swasembada pangan, energi, dan air dengan mengembangkan infrastruktur dan tata kelola sektor terkait secara berkelanjutan.
AIRMADIDI, TRIBUN - Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda kepincut dengan Program WEFSRID atau Water-Energy-Food Security for Regional Integrated Development.
Hal ini dikemukakan Bupati Joune ketika melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Dr. Restuary Daud, Kamis (8/1/2026).
WEFSRID atau Water-Energy-Food Security for Regional Integrated Development adalah program nasional terintegrasi untuk mencapai swasembada pangan, energi, dan air dengan mengembangkan infrastruktur dan tata kelola sektor terkait secara berkelanjutan.
Program ini dinilai sangat relevan dan strategis untuk menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di daerah.
Bupati Joune menegaskan program WEFSRID sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, khususnya pada agenda besar ketahanan pangan dan ketahanan energi nasional yang dimulai dari daerah.
Pertemuan Bupati Minut dengan Dirjen Bangda Kemendagri juga membahas penguatan pembangunan daerah berbasis ketahanan pangan, air, dan energi.
"Program ini sangat relevan dengan kebutuhan Minahasa Utara. Ketahanan pangan dan energi harus dipersiapkan dari hulu sampai hilir, terintegrasi dan berkelanjutan," kata Joune Ganda dalam pesan tertulis kepada wartawan.
Kepala Bappeda Minut, Hanny Tambani mengatakan terkait program tersebut untuk tahap awal, program WEFSRID di Minahasa Utara direncanakan mencakup luasan sekitar 4.862 hektare yang tersebar di 42 daerah irigiasi di Kabupaten Minut.
Area ini akan menjadi basis pengembangan pertanian dan peternakan terpadu.
Hasil produksi dari program WEFSRID nantinya akan disinergikan dengan berbagai program nasional dan daerah, termasuk MBG (Makan Bergizi Gratis) serta KDMP.
Dalam skema ini, KDMP akan berperan sebagai gerai atau pusat penampungan hasil produksi, sementara SPPG akan menjadi pihak yang membeli dan menyerap produk-produk pertanian dan peternakan seperti beras, telur, daging ayam, serta sayur-mayur.
Dengan pola tersebut, petani dan pelaku usaha lokal tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memiliki jaminan pasar, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Joune didampingi oleh Kadis Kominfo Minahasa Utara, Asriady Lalompo, Kepala Bappeda Hanny Tambani dan Sekretaris BKAD Evelyn Luntungan.
Pada momen itu, Kepala Bappeda Minut Hanny Tambani, turut memaparkan kesiapan perencanaan daerah untuk mendukung implementasi program WEFSRID. (crz)
Bupati Joune Ganda adalah Bupati dua periode, Kabupaten Minut. Berpasangan dengan Wakil Bupati Kevin Lotulung, keduanya sudah memasuki tahun keempat di periode kedua memimpin Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
| Visi Bupati Minut Joune Ganda setelah Menangi Pilkada: Jaga dan Bangun Kembali Kepercayaan Publik |
|
|---|
| Satpol PP Minut Lakukan Penertiban Tempat Jualan Biapong di Jalan Ring Road - Interchanges, Ada 12 |
|
|---|
| Keprotokolan dan Jurnalis Sama Pakai Teori 5W1H, Pemkab Minut Gelar Sosialisasi |
|
|---|
| Panen Perdana Padi Sawah di Desa Tatelu Rondor, Pemkab Minut Beri Dukungan dalam Proses Cocok Tanam |
|
|---|
| 548 Pelaku Pendidikan di Minut Ikut Bimtek 5 Hari Penguatan Literasi dan Numerasi di BPMP Sulut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Joune-Ganda-Bupati-Minut-diabadikan-saat-audiensi-Foto.jpg)