Minggu, 14 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

AJI Manado

AJI Manado Bekali Jurnalis dan Mahasiswa dengan Pelatihan Paralegal

Aliansi Jurnalis Independen Manado terus memperkuat kapasitas anggotanya dalam menghadapi berbagai tantangan hukum

Tayang:
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Chintya Rantung
Tribun Manado/Rhendi Umar
PELATIHAN - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado terus memperkuat kapasitas anggotanya dalam menghadapi berbagai tantangan hukum yang kerap muncul dalam kerja jurnalistik. Bekali jurnalis dan mahasiswa dengan pelatihan paralegal. 
Ringkasan Berita:
  • Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado terus memperkuat kapasitas anggotanya dalam menghadapi berbagai tantangan hukum yang kerap muncul dalam kerja jurnalistik
  • Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui pelatihan paralegal yang digelar di Universitas Parna Raya Manado, Jalan Sam Ratulangi, Wenang Utara, Jumat (12/6/2026)
  • Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara AJI Manado, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Manado, dan Universitas Parna Raya Manado

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado terus memperkuat kapasitas anggotanya dalam menghadapi berbagai tantangan hukum yang kerap muncul dalam kerja jurnalistik. 

Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui pelatihan paralegal yang digelar di Universitas Parna Raya Manado, Jalan Sam Ratulangi, Wenang Utara, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara AJI Manado, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Manado, dan Universitas Parna Raya Manado. 

Selain diikuti anggota AJI Manado, pelatihan juga melibatkan mahasiswa pers dari IAIN Manado.

Ketua AJI Manado, Fransiskus Talokon, mengatakan pelatihan tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan pemahaman hukum di kalangan jurnalis

Menurutnya, kemampuan dasar sebagai paralegal sangat dibutuhkan agar insan pers dapat memahami prosedur pendampingan hukum ketika menghadapi persoalan dalam menjalankan profesinya.

"Harapannya kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan menjadi bekal bagi teman-teman jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistik, termasuk ketika harus memberikan pendampingan atau menghadapi persoalan hukum yang berkaitan dengan profesi," kata Fransiskus.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Parna Raya Manado yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan lancar.

Dalam sesi materi, Direktur LBH Pers Manado, Sartika Sasmi Ticoalu SH MH, memaparkan berbagai aspek dasar keparalegalan. 

Mulai dari pengertian paralegal, konsep hukum, karakteristik hukum, tujuan hukum, hingga fungsi hukum dalam kehidupan bermasyarakat.

Tak hanya itu, peserta juga mendapat pemahaman mengenai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik, serta mekanisme penyelesaian perkara melalui jalur litigasi maupun nonlitigasi.

Sartika menjelaskan, advokasi hukum dapat dilakukan melalui jalur litigasi dengan memanfaatkan mekanisme formal seperti kepolisian, kejaksaan, hingga pengadilan. Bentuknya dapat berupa pendampingan hukum maupun gugatan kelompok atau class action.

Sementara jalur nonlitigasi dilakukan melalui berbagai pendekatan di luar proses peradilan, seperti investigasi, pengorganisasian masyarakat atau korban, kampanye publik, serta bentuk advokasi lainnya yang mendukung penyelesaian persoalan.

Menurut Sartika, pengetahuan tersebut penting dimiliki jurnalis agar mampu mengambil langkah yang tepat saat menghadapi persoalan hukum, termasuk melakukan konsultasi hukum, membantu penyusunan dokumen, hingga memberikan pendampingan di luar pengadilan.

Ia juga mengingatkan seluruh insan pers untuk selalu berpegang pada Kode Etik Jurnalistik dalam menjalankan tugas peliputan guna meminimalisasi potensi sengketa hukum.

Sementara itu, Rektor Universitas Parna Raya Manado, Dr Rosdiana Simbolon SE SKom MSi, menyambut baik pelaksanaan pelatihan tersebut. Ia menilai kegiatan itu sejalan dengan pengembangan keilmuan di lingkungan kampus, terutama karena Universitas Parna Raya Manado memiliki Program Studi Hukum Bisnis.

"Kami sangat mendukung kegiatan pelatihan paralegal ini. Ke depan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk AJI Manado, akan terus diperkuat sebagai bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat," ujar Rosdiana.

Ia berharap kerja sama antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan lembaga bantuan hukum dapat terus terjalin untuk meningkatkan kesadaran hukum di tengah masyarakat, termasuk bagi kalangan jurnalis dan mahasiswa. (Ren)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Trheads Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
Live
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved