Breaking News
Jumat, 22 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bandara Sam Ratulangi Manado

Latihan Siaga Darurat, Bandara Samrat Manado Hadapi Pesawat Gagal Landing, Teror Bom dan Unjuk Rasa

AEE tahun ini menghadirkan tiga rangkaian latihan skala penuh (full scale exercise) yang melibatkan seluruh personel bandara

Tayang:
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Fernando_Lumowa
SIMULASI: Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado melaksanakan Airport Emergency Exercise (AEE), simulasi menghadapi berbagai kejadian darurat, Kamis 21 Mei 2026. Pelatihan ini melibatkan jumlah Anggota Commite Internal maupun eksternal sebanyak 508 personel. 

Akibat kejadian tersebut, mesin nomor 2 (kanan) mengalami kebakaran akibat gesekan dan benturan. 

Selain itu, roda depan (nose gear) patah dan terjadi kebocoran bahan bakar pada sayap kanan pesawat.

Dalam  AEE ini, seluruh personel bandara serta para pemangku kepentingan mempraktikkan alur komunikasi dan informasi sesuai prosedur yang tertuang di dalam Dokumen Penanggulangan Keadaan Darurat Bandara dan Dokumen Program Keamanan Bandar Udara.

Pelatihan ini melibatkan jumlah Anggota Commite Internal maupun eksternal sebanyak 508 personel.

Tidak hanya menguji penanganan saat kejadian darurat, AEE juga menguji penanganan pascakejadian melalui simulasi greeters and meeters bagi keluarga korban serta simulasi media handling exercise untuk memastikan penyampaian informasi kepada publik berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.

CEO Region V Angkasa Pura Indonesia, Handy Heryuditiawan, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa latihan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi lintas instansi di lingkungan bandar udara

“Sebagai pengelola bandara, kami harus selalu siap dalam setiap kondisi demi memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa bandara," katanya. 

Untuk itu, seluruh pihak di bandara perlu mempersiapkan solusi untuk menghadapi berbagai macam permasalahan serta risiko yang dapat berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan para pengguna jasa. 

"Salah satu solusinya yaitu melalui latihan ini sebagai sinergi yang kuat antara Angkasa Pura Indonesia dengan para pemangku kepentingan dalam menanggulangi keadaan darurat,” ujarnya. 

Ia mengucapkan apresiasi yang setinggi tingginya bagi seluruh pihak termasuk para stakeholder yang telah berpatisipasi dan memberikan dukungan atas terselenggaranya Latihan  ini.

Sementara itu, General Manager InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Sam Ratulangi Manado Radityo Ari Purwoko menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan optimal kepada seluruh pengguna jasa selama pelaksanaan latihan berlangsung.

“Kami memastikan bahwa kegiatan operasional Bandara Sam Ratulangi Manado tidak terganggu selama jalannya latihan karena kami telah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder bandara," katanya. 

Pihaknya berharap dengan adanya latihan ini, kami dapat memantapkan alur koordinasi antar stakeholder bandara dan dapat menguji prosedur, kesiapan peralatan, serta personel terkait penanganan kondisi darurat,” ujarnya.(NDO) 

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Youtube Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved